MAKASSAR, UJUNGJARI–Guna mendukung eksistensi suatu museum, UPT Museum dan Taman Budaya Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pameran benda pusaka atau senjata tradisional dari berbagai daerah, 26 hingga 30 Oktober 2020, di Museum Lagaligo Fort Rotterdam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pameran benda pusaka dilaksanakan dengan cara live streaming online atau virtual dan bertemakan Keragaman Bentuk Senjata Tradisional Memperkuat Keberagaman dan Jati Diri Bangsa. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulsel, yang diikuti berbagai kalangan seperti pengelola museum, mahasiswa, pelajar, ASN dan pemerhati budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulsel, Denny Irawan menjelaskan museum salah satu embaga pelestarian warisan budaya yang menjadi sumber inspirasi dan ilmu pengetahuan. “Museum juga salah satu bjek wisata yang memiliki nilai budaya dan sejarah yang penting bagi kita. Pameran benda pusaka ini juga untuk mendukung dan menjadikan museum tetap dihati masyarakat,”kata Denny.

Sementara Kepala UPT Museum dan Taman Budaya Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Propinsi Sulsel, Ernawati Asikin, pameran ini merupakan salah satu agenda tahunan dengan beraneka tema. Kegiatan ini seyogyanya dilakukan secara tatap muka, namun karena kondisi pandemi sehingga dilaksanakan secara virtual.
“Agenda pameran benda pusaka salah satu langkah memperkenalkan museum kepada generasi muda yang menjadi penerus dari perjuangan bangsa. Selain itu diharapkan menumbuhkan kearifan kita Dalam setiap langkah dan tindakan dalam meningkatkan nilai nilai budaya daerah guna memberi dampak bagi kemajuan pendidikan dan kebudayaan,”kuncinya. (*)