ENREKANG, UJUNGJARI.COM –Ditengah kemajuan teknologi dan era digital seperti saat ini, pemerintah kabupaten (Pemkab) Enrekang yang dinahkodai H Muslimin Bando dan Asman SE terus berbenah untuk mensukseskan Enrekang, Maju Aman dan Sejahtera (EMAS).

Salah satu teknologi yang akan diterapkan di pemkab Enrekang tahun ini, yakni aplikasi Tambahan Penghasilan Pegawai (e-TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis sistim aplikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aplikasi ini fungsinya untuk meningkatkan disiplin dan menambah motivasi kerja melalui peningkatan kesejahtraan para ASN. Bagi ASN malas nantinya bakal akan diketahui melaui sistim ini.

“Tahun ini, kita sudah mau menerapkan apliasi penilaian kinerja ASN Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP),” kata Bupati Enrekang H Muslimin Bando saat melantik dan mengambil sumpah 115 Pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala UPT Puskesmas di ruang pola Kantor Bupati, Selasa (26/1/2021).

Menurutnya, Aplikasi ini sangat penting kerana bisa mendeteksi mana ASN yang berkinerja baik dan ASN yang malas berkantor. Aplikasi ini sangat penting dan jangan lagi coba-coba ada pengawai yang malas masuk kantor seoperti tahun 2020 lalu,” tegas Muslimin Bando.

Ia mengatakan, pada tahun 2020 lalu, ada beberapa bawahanya paling rajin berdasarkan absen tetapi dia paling malas masuk kantor. Tidak berkantor tetapi ada yang isikan absenya dan dianggap hadir.

“Kalau ada yang sudah malas jadi pegawai kenapa tidak mundur jadi ASN secara jatan, lebih baik pergi tanam bawang (bertani). Kalau tidak ada kebunnya ikut sama saya dan pak wakil (wakil bupati) berkebun daripada merusak nama ASN,” tegas Muslimin Bando sapaanya MB.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Enrekang, H Baba menjelaskan TPP berbasis aplikasi yang akan diterpakanya itu ada dua fariabel besar. Yang pertama, soal disiplin dan yang kedua, soal kinerja ASN.

Disiplin itu parameternya lanjut H Baba, adalah absemsi eletronik (Mesin Finger) yang sudah terpassng dimasing-masing OPD. Jika meraka (ASN) tidak masuk kantor tepat waktu, maka secara otomatis TPP-nya berkurang. Begitu juga dengan kinerjanya.

“TPP ini dalam bentuk Reward dan Punishment. Reward akan diberikan ketika dia (ASN) berprestasi dan Punishment akan diberikan jika tidak berprestasi. Sehingga demikian kombinasi antara disiplin tingkat kehadiran dengan kinerja itu nanti akan diakumulasi dan itulah kinerjanya meraka dan dibayarkan berdasarkan hasil penilaian,” jelas H Baba.  (suka)