TAKALAR, UJUNGJARI-Kosongnya salah satu kursi pimpinan DPRD Takalar pasca ditahannya H Muhammad Jabir Bonto oleh aparat penegak hukum atas dugaan pengrusakan hutan lindung diwilayah hukum kabupaten Takalar hingga saat ini belum terjawab alias masih misteri siapa yang akan menggantikan posisi yang ditinggalkan H Muhammad Jabir Bonto sebagai wakil ketua DPRD Takalar.
Masih misterinya siapa pengganti H Muhammad Jabir Bonto dikarenakan pimpinan DPRD Muhammad Darwis Sijaya mengaku belum menerima hasil incra dari pengadilan atas kasus yang menimpa legislator Golkar tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Kami belum bisa memproses penggantian jabatan wakil ketua DPRD Takalar karena belum menerima keputusan dari pengadilan atas kasus yang menimpa rekan kami diDPRD, Insa Allah, mungkin Mei mendatang baru ada jawaban penggantian itu,” Kata ketua DPRD Takalar, Ir Muhammad Darwis Sijaya, kemarin , Rabu (9/3/2021).
Terpisah, Plt Sekretaris Golkar Takalar, H Ziaurrahman Mustari yang dikonfirmasi sekaitan penggantian kursi wakil ketua DPRD Takalar juga membenarkan belum ada proses yang berjalan.
” Domain DPRD itu kalau penggantian kursi wakil, Golkar hanya merekomendasi ke DPP nama nama calon pengganti wakil ketua DPRD Takalar,” Ucap H Ziaurrahman Mustari.
Ziaurrahman Mustari yang juga mantan komisioner KPU SulSel dua periode menambahkan, bahwa calon pengganti wakil ketua DPRD itu khusus dari partai Golkar harus berbekal, prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela.
” Yang pasti Golkar akan mengirim ketiga nama nama sebagai calon pengganti wakil ketua DPRD Takalar ke DPP, ketika proses penggantian akan dilakukan,’ Tandasnya.
Ketiga nama nama yang akan dikirim, menurut Plt Sekretaris Golkar Takalar itu diantaranya, Eka Wahyu Putra, H Muchtar Maluddin dan Pahlawan Maulana. (Ari Irawan)

