MAKALE, UJUNGJARI.COM — Wakil Ketua Deskranasda Tana Toraja, dr Erni Yetti Riman, Jumat (7/5) berkunjung ke beberapa sentra kerajinan, sekaligus menginventarisir lokasi kegiatannya.

Kunjungan kerja Deskranasda dimulai di kecamatan Rembon. Di daerah itu, dr Erni menemui kerajinan tanah liat dan anyaman bambu di Lembang Ullin, kemudian bergerak ke sentra kerajinan Tenun di Lembang Maroson.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dialog dengan pengrajin, dr Erni Yetti menerima masukan pemasaran hasil produksi, sehingga kedepan menjadi program perioritas.

Sekretaris Deskranasda Jens mendapingi kunjungan kerja Wakil Ketua. Jens takĀ  menampik indentifikasi sentra pengrajin upaya untuk mengetahui data pengrajin dan sentra produksi yang ada.

Pasalnya, semua ini untuk mendorong kualitas produksi yang mampu bersaing dengan pengrajin lain perlu dibekali dengan peningkatan SDM, dan itu program utama Deskranasda kedepan.

Pengrajin lain yang dikunjungi Erni Yetti, adalah pengrajin tanah liat, yang memproduksi belanga dari tanah diproduksi secara tradisional.

Meningkatkan kualitas produksi, dengan aneka bentuk dan model lebih unik dengan harga mampu bersaing di pasaran tentunya Deskranasda akan bantu alat kerja moderen.

Masih di lokasi yang sama, Erni Yetti temui Beny, pengrajin anyaman bambu lulusan SMK.

Meskipun Beny hanya lulusan sekolah menengah kejuruan, ia di dikenal pengrajin yang ulet. “Sehingga Dekranasda Tana Toraja akan fasilitasi tingkatkan produksi kerajinannya, sehingga diharapkan dapat menularkan keterampilan menganyam bambu ke anak muda susianya,” tutur Jens. (agus)