ikut bergabung

Reses Ketiga di Polsel, Rangga Jemput Aspirasi Warga Takalar

Sulsel

Reses Ketiga di Polsel, Rangga Jemput Aspirasi Warga Takalar

TAKALAR, UJUNGJARI-Sehari setelah melaksanakan reses kedua masa persidangan tahun 2020 – 2021 atau masa reses kedua tahun anggaran 2021 dikelurahan Sombala Bella, kecamatan Pattallassang, Legislator beringin rindang dua periode ini kembali menapaki tugasnya sebagai anggota DPRD SulSel untuk menggelar reses ketiga.

Kali ini, reses ketiga Fahruddin Rangga digelar didesa Cakura, kecamatan Polongbangkeng Selatan dan diikuti ratusan warga dari berbagai wilayah dengan menjalankan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Rangga begitu pimpinan banggar DPRD SulSel kerapa disapa, lebih jauh menjelaskan bahwa pelaksanaannya masa reses ini tetap mengikuti standar protokol kesehatan sebagai protap dimasa pandemi covid 19.

” Penyebaran covid 19 ini masih sangat rawan, olehnya disetiap pelaksanaan reses kita tetap diwajibkan mengikuti protap dengan standar prokes yang cukup ketat, olehnya itu setiap peserta atau undangan wajib menggunakan masker, dan kami menyiapkan hand sanitizer dan mengatur jarak tempat duduk minimal 1 meter.” Urai Fahruddin Rangga, Minggu (9/5/2021)

Disetiap moment reses, Fahruddin Rangga senantiasa menyampaikan bahwa wadah reses ini adalah tempat menyalurkan dan menyuarakan harapan dan kebutuhan masyarakat, sehingga kesempatan temu konstituent adalah untuk mendengar masukan dan aspirasi masyarakat yang telah memberi amanah dan tanggungjawab selaku pembawa amanah dan kepercayaan rakyat di DPRD Sulsel,

” Pelaksanaan dan eksistensi reses sangat penting untuk dihadiri pelaksanaannya, karena informasi, pandangan dan harapan yang tersalurkan dari masyarakat dapat terwadahi secara baik melalui reses ini. Insa Allah, aspirasi masyarakat Takalar akan kami perjuangkan diparlemen SulSel,” Jelas Fahruddin Rangga.

Ditempat itu pula, Saparuddin Daeng Nakku salah satu Tokoh masyarakat Polsel tidak menyia nyiakan kesempatan tersebut untuk menginformasikan perihal kebutuhan petani, seperti kelangkaan pupuk dan penyaluran bibit pertanian yang tidak tepat waktu.

” DiPolsel pada khususnya, pupuk masih sering langkah termasuk penyaluran binit pertanian tiba ditangan tapi tidak waktu, kami berharap melalui reses ini, keluhan masyarakat tani dapat dimanimalisir, sekaligus diberi solusi guna meningkatnya hasil pertanian,” Ungkap Saparuddin Daeng Nakku.

Dalam menyikapi harapan masyarakat Polsel tersebut, Rangga menjawab satu persatu bahwa semua yang disampaikan masyarakat hari ini akan menjadi bahan dan informasi penting dalam pembahasan APBD pokok 2022 pada minggu pertama bulan November tahun ini,

” Apa yang berkembang di dalam dialog dan diskusi reses ini masih sangat dominan disuarakan terkait kebutuhan dan usulan masyarakat seperti sarana dan prasarana pertanian baik berupa alat mesin pertanian (alsintan), pupuk, bibit unggul dan jalan tani serta kebutuhan pertanian lainnya, masyarakat juga mengharapkan pemerintah provinsi sulawesi selatan menjadi garda terdepan membantu masyarakat.” Pungkasnya.

Dipenghujung acara, Rangga menyampaikan terima kasih kepada ibu sekdes, binmas lebih terkhusus DR. H. Burhanuddin B, SE. Ak. MSi yang berkesempatan hadir dalam reses ini, dan sebagai penutup disampaikan bahwa aspirasi perwakilan masyarakat Polombangkeng Selatan sampaikan hari ini akan menjadi salah satu usulan kegiatan prioritas dalam pembahasaan APBD pokok 2022, (Ari Irawan)

Komentar Anda

Channel

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top