BARRU, UJUNGJARI.COM — Prestasi luar biasa diraih kabupaten Barru melalui laporan hasil pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Barru berhasil meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang ke tujuh kalinya. Ditangan kepemimpinan Suardi Saleh sebagai bupati daerah ini mencatat rekor lima kali berturut-turut meraih WTP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Raihan opini WTP ini diumumkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Selasa (11/5) sebagai hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan 2020.

Bupati Barru Suardi Saleh dengan Ketua DPRD Barru Lukman T,  bersama Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulsel, Wahyu Priyono, SE, MM, Ak, CA, CSFA, menandatangani berita acara serah terima hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemkab Barru 2020, secara Virtual.

“Alhamdulillah, Ini WTP ketujuh diraih Kabupaten Barru sebagai hasil pemeriksaan kinerja dan akuntabilitas keuangan kita, sehingga Pemkab kembali mendapatkan Opini BPK berupa Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dan itu sudah berturut-turut selama lima tahun terakhir,” kata  Suardi yang ikut didampingi Sekretaris Daerah Abustan dan beberapa Kepala OPD.

Opini WTP sendiri merupakan predikat bagi pemerintahan daerah yang telah memenuhi asas-asas umum pemerintahan yang baik (good governance).

“Terima kasih kepada semua Pejabat, Staf dan setiap Pihak atas upaya kerjasama dan kerja kerasnya, sehingga kita mempertahankan Opini WTP lima tahun berturut-turut, semoga kabar diakhir Ramadhan ini, menjadi berkah yang mengindahkan liburan bersama keluarga tercinta,” imbuhnya.

Diakui Suardi jika prestasi WTP lima tahun berturut-turut ini merupakan keistimewaan tersendiri.

Pasalnya, secara data, Bupati Suardi Saleh berhasil meraih WTP sejak awal tahun kepemimpinannya hingga tahun ini, padahal diketahui sebelum menakhodai Barru, pada 2015, Barru hanya mendapatkan Opini Tidak Wajar.(Udi)