BARRU, UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kabupaten Barru bersama BKKBN Pusat mencegah terjadinya peningkatan angka stunting dengan menggelar uji coba penggunaan aplikasi skrining dan pendampingan calon pengantin (Catin).
Kegiatan tersebut digelar di lantai 6 Mall Pelayanan Publik kantor bupati Barru, Rabu (4/8).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Barru Suardi Saleh hadir sekaligus membuka kegiatan ini yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Barru yang juga merupakan Anggota DPR RI Komisi IX, drg. Hj. Hasnah Syam, Mars.
Selain itu, tim uji coba pusat yang terdiri dari dr. RM. Riyo Kristian Utomo, Mh.Kes selaku konsultan Ahli Program Pembangunan Keluarga pada Kedeputian Bidang KSPK BKKBN, dr. Vicktor Palimbongan Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN dan Dra. Andi Ritamariani, M.Pd Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel.
Suardi juga menyampaikan terima kasih karena telah memilih Kabupaten Barru dari 12 kabupaten seluruh Indonesia menjadi salah satu kabupaten sebagai tempat uji coba aplikasi Skrining dan pendampingan Calon Pengantin (Catin).
“Perencanaan keluarga sangat berperan penting untuk mengurangi angka stunting, termasuk perencanaan keluarga baru atau perencanaan calon pengantin. Karenanya, uji coba aplikasi Skrining dan pendampingan Catin sangat kami harapkan sebagai upaya pencegahan peningkatan angka stunting di Kabupaten Barru,” kata Suardi.
Bupati dua periode ini berharap dalam aplikasi nantinya fungsi pengawasan lebih diperhatikan sekaligus memberikan fungsi edukasi terhadap calon pengantin.
“Saya berharap di dalam aplikasi ini nantinya dapat memberikan fungsi pengawasan serta edukasi kepada remaja tentang bagaimana menyusun perencanaan yang baik untuk kehidupannya,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu, Direktur Bina Ketahanan remaja BKKBN Pusat dr. Victor menyerahkan bantuan vitamin MMS secara simbolis kepada Bupati Barru. Selain itu, Penyerahan bantuan makanan tambahan juga diserahkan kepada Ketua TP. PKK Kab. Barru drg. Hj. Hasnah Syam.
Selain itu dilakukan penyerahan piagam penghargaan Kepala BKKBN RI atas prestasi capaian kategori pendataan keluarga dengan pencapaian 100 persen target KK terdata “tepat waktu” diserahkan oleh kepala pewakilan BKKBN Sulsel Dra. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd kepada Bupati Barru dan penyerahan biaya operasional kepada kader pendata. (Udi)

