TAKALAR, UJUNGJARI.COM — Bank Sulsel Cabang Takalar menuai sorotan masyarakat. Kali ini sorotan datang dari para petani. Para penggarap lahan pertanian ini mengeluhkan pelayanan para karyawan bank milik pemerintah ini yang dinilai sangat tidak menghargai nasabahnya.

Keluhan ini dilontarkan sejumlah ketua kelompok tani yang hendak melakukan transaksi di Bank Sulsel yang terletak di Jl Jenderal Sudirman (poros kota Takalar, Kelurahan Kalabirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Jumat (17/9/2021) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat berada di ruang tunggu Bank Sulsel, khususnya di pelayanan teller, para ketua kelompok tani yang hendak melakukan penarikan mengakui jika ada pelayanan yang sangat lamban diperlihatkan karyawan di bagian teller.

” Pelayanan mereka di teller sangat lamban dan karyawannya super cuek terhadap nasabah padahal kami slogannya pelayanan prima. Kesimpulannya, karyawan Bank Sulsel ini tidak dapat memberikan pelayanan terbaik, seperti yang kami harapkan,” kata Daeng Sibali salah satu ketua kelompok tani asal Kecamatan Polongbangkeng Utara di temui di loby kantor cabang Bank Sulsel Takalar.

Daeng Sibali bersama warga tani lainnya, menambahkan, selain lamban melayani para nasabah, sejumlah kepala seksi termasuk teller di bank tersebut kaku menghadapi para nasabah, khusus kepada para kelompok tani.

” Kami berharap pimpinan Bank Sulsel Takalar mengevaluasi kinerja para kepala seksi dan teller sehingga keluhan para nasabah tidak terus terulang. Bahkan sebaiknya diganti saja demi kenyamanan para nasabah melakukan transaksi keuangan di bank ini,” tandas Daeng Sibali.

Hal senada dikatakan Daeng Pole, juga ketua kelompok tani dari kecamatan lainnya. Daeng Pole mengemukakan kekesalannya melihat pelayanan karyawan Bank Sulsel yang dinilainya tidak piawai menterjemahkan kepentingan nasabah.

” Kalau seperti ini terus pelayanan Bank Sulsel kami akan mengerahkan warga tani untuk melakukan aksi unjukrasa sebagai bentuk kekecewaan melihat pelayanan yang sangat tidak maksimal,” provokasi Daeng Pole.

Sayangnya, pimpinan Bank Sulsel Takalar Rhidah Abbas yang berusaha ditemui diruang kerjanya, tidak ada. Nomor telpon selularnya aktif namun tidak merespon panggilan dan chat whatsapp yang dikirimkan oleh pewarta yang akan mengkonfirmasi kondisi pelayanan serta keluhan para petani bersangkutan.-