BARRU, UJUNGJARI.COM — Bupati Barru Suardi Saleh merasa malu dengan tidak maksimalnya proses vaksinasi di daerah yang dipimpinnya. Apalagi label pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kabupaten Barru turun dari level 2 ke level 3.
Suardi kemudian kembali mengumpulkan para kepala OPD, Camat, Kades, Lurah dan Kepsek di lantai 6 Mall Pelayanan Publik( MPP), Rabu (27/10).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, pihak Pemprov Sulsel melalui Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman merilis bahwa Barru menjadi salah satu kabupaten yang turun level PPKM nya dari level 2 ke level 3.
Bupati Barru Suardi Saleh tiga kali mengungkapkan kata rasa malu dengan tidak tercapainya target vaksin warganya.
“Saya minta seluruh kades, lurah, camat, kapus, kepala sekolah dan kepala OPD untuk berkoordinasi dan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk mempercepat proses vaksinasi. Kami sebagai bupati jadi malu dengan capaian vaksin kita baru mencapai 32,36 persen. Justru kalau dilihat dari apa yang dilakukan dalam upaya maksimal untuk pencegahan covid. Kita sudah banyak berbuat, namun dengan turunnya ke level 3, rasanya saya jadi malu ke daerah lain yang lebih tinggi pencapaian vaksinnya,” kata Suardi.
Lebih lanjut Bupati dua periode menargetkan seluruh peserta rakor agar target 60 persen lebih hingga masuk periode desember 2021 dari proses vaksinasi bisa tercapai. Apalagi saat ini sudah ada 32,36 persen warga yang sudah vaksin.
“Jadi kami optimis dengan kebersamaan dan tanggung jawab kita sehingga target vaksinasi bisa mencapai target,” pungkasnya.
Saat ini warga Barru yang sudah vaksin baru 32,36 persen atau 46.698 dari total seharusnya 144.038 jiwa. Peningkatan level ini disampaikan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman sebagai tindaklanjut dari instruksi Menteri Dalam Negeri. (Udi)

