ikut bergabung

Kurangi Risiko Kematian Ibu dan Bayi, Gowa Hadirkan Rumah Tunggu Kelahiran

RTK. Ketua TP PKK Gowa Priska Paramita Adnan bersama Kadis Kesehatan Gowa dr Hasanuddin dan perwakilan lembaga mitra meresmikan bersama RTK+ Appasalama'. (foto/ist)

Sulsel

Kurangi Risiko Kematian Ibu dan Bayi, Gowa Hadirkan Rumah Tunggu Kelahiran

GOWA, UJUNGJARI.COM — Guna menekan tingginya angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Gowa, Pemkab Gowa bekerjasama sejumlah lembaga sosial menghadirkan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK+) Appasalama’. RTK+ ini pun telah diresmikan oleh Ketua TP PKK Gowa Priska Paramita Adnan, Selasa (23/11) kemarin.

Peresmian wadah kaum ibu-ibu hamil yang siap melahirkan ini terletak tak jauh dari RSUD Syekh Yusuf Gowa atau berlokasi di komplek Perumahan Griya Indira II, Jl Gadsing Dg Tiro, Kelurahan Batangkaluku Kecamatan Somba Opu.

Disela rangkaian peresmian RTK+, Priska mengatakan RTK+ ini memiliki fungsi untuk menampung ibu hamil yang akan melahirkan beserta keluarganya maksimal dua orang. Mereka pun akan diawasi langsung oleh bidan yang ditugaskan selama 24 jam khususnya bagi ibu yang tinggal di daerah jauh.

” Kenapa harus ada RTK+ karena angka kematian ibu melahirkan di Indonesia masih cukup tinggi sehingga menjadi perhatian bersama termasuk di Kabupaten Gowa yang merupakan wilayah terbesar kedua di Sulsel,” papar Priska.

Priska mengaku, tujuan dihadirkan RTK+ ini untuk mendekatkan akses kesehatan dan mencegah terjadinya penanganan kegawatdaruratan bagi ibu hamil, bersalin, nifas maupun bayi yang baru lahir. Dan semuanya akan ditanggung sepenuhnya oleh Jampersal sampai persalinan.

Tak hanya itu untuk menfasilitasi RTK+ ini, Priska juga mengatakan di RTK+ ini akan menyiapkan ambulance yang merupakan hasil CSR dari Bank Sulselbar untuk PKK agar ketika ada ibu yang mau melahirkan bisa segera diantar ke RSUD Syekh Yusuf.

” Saya minta disiapkan ambulance yang standby di RTK ini agar saat ada ibu yang mau melahirkan atau mengalami permasalahan kedaruratan, ambulance dapat segera memobilisasi pasien ke RSUD supaya penanganannya lebih cepat. RTK+ ini akan menjadi manfaat bagi masyarakat khususnya ibu hamil dan bayi semoga dengan cara ini bisa kurangi risiko kematian ibu hamil di Gowa, ” kata Priska lagi.

Kepala Dinas Kesehatan Gowa dr Hasanuddin yang hadir mendampingi mengatakan RTK+ ini merupakan hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Gowa dengan Lembaga Jaringan Aspirasi Pelayanan (Jas Publik) Gowa dan Lembaga Perwakilan Mitra Pembangunan yakni Yayasan Dompet Dhuafa Republika, PT Indofood Sukses Makmur dan Forus CSR Kesos Sulsel, HP+ terkait peningkatan Pengembangan dan Pelayanan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) Kabupaten Gowa.

” Tujuan kegiatan ini untuk dijadikan rumah singgah bagi ibu hamil terutama yang berlokasi jauh dari rumah sakit agar meningkatkan layanan kesehatan ibu hamil dan bayi, guna membantu percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi,” kata dr Hasanuddin dihadapan para perwakilan masing-masing lembaga, jajaran direksi kantor cabang Bank Sulselbar Gowa dan sejumlah perwakilan pengurus TP PKK Gowa.-

Komentar Anda

Channel


Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top