BARRU, UJUNGJARI.COM — Pihak DPRD Barru ikut memberikan perhatian terhadap penanganan stunting. Beberapa legislator daerah ini kemudian melaksanakan kunjungan kerja untuk berkonsultasi soal stunting di kantor Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel dan Dinkes Kota Makassar, Senin (20/6).
Kunker Tim DPRD Barru ke Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dan Dinkes Kota Makassar dipimpin Wakil Ketua AFK Majid bersama beberapa anggota dewan lainnya seperti Andi Wawo Mannojengi Syamsuddin Muhiddin, Hacing dan H Muhammad Akil serta pimpinan OPD Pemkab Barru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diakui Wakil Ketua DPRD Barru, AFK Majid. Masalah stunting masih terus terjadi dan secara nasional mengkhawatirkan, sehingga perlu keseriusan mengatasi hal ini.
Meski angka stunting di kabupaten Barru tidak terlalu tinggi karena berdasarkan data Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel. Kasus stunting di Barru masih berada di zona sedang (tengah).
“Stunting itu sudah menjadi isu nasional sehingga dewan perlu melakukan pengawalan berdasarkan fungsinya. Dewan ini memiliki fungsi legislasi, budgeting dan pengawasan,” ucap AFK Majid.
Ditambahkan AFK Majid. Masyarakat perlu diedukasi betapa urgen dari penanganan stunting demi masa depan generasi muda yang lebih berkualitas. Tetapi hal ini tidak cukup dengan memberikan kepercayaan kepada Instansi terkait seperti Dinas Kesehatan.
“Untuk mengatasi stunting diperlukan sinergitas dan kolaborasi antar instansi. Tidak cukup hanya Dinas Kesehatan saja sebagai Instansi berwenang. OPD lain bisa ikut menyadarkan masyarakat dan mencegah pertambahan angka stunting,” tambahnya.
“Itulah sebabnya kami dari DPRD Barru melakukan kunker ke Instansi Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dan Kota Makassar sebagai OPD terkait yang memegang kewenangan dalam menangani stunting,” tandasnya. (Udi)

