MALILI,UJUNGJARI.COM-Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Satu Desa Satu Miliar yang dilakukan pemerintah kabupaten Luwu Timur sudah mulai berjalan efektif. Sejumlah desa menggunakan anggaran itu sesuai inovasi dari pemerintah desa setempat.

Ada delapan kegiatan beragam yang dilakukan desa dalam menggunakan anggaran itu. Mulai dari bedah rumah, pembuatan pelat decker, membenahi drainase, pengadaan lampu jalan, pengerasan jalan, rehabilitasi bangunan PAUD atau TK, membayar insentif petugas keagamaan, hingga membiayai pelaksanaan bimtek untuk para aparat desa dan PKK desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program bedah rumah dilakukan terhadap warga miskin yang kondisi rumahnya rusak dan sangat memprihatinkan. Program bedah rumah dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari BKK itu dilakukan sebagian besar desa di Luwu Timur.

Bupati Luwu Timur, Budiman saat memimpin rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait program kegiatan di desa dan kelurahan khusus untuk Kecamatan Wotu dan Burau di Gedung Serbaguna Kecamatan Wotu, Senin (19/09) mengingatkan semua kepala desa agar efektif menggunakan dana BKK tersebut.

Tahun 2022 ini, pemerintah kabupaten Luwu Timur membagikan anggaran BKK Rp124 miliar kepada 124 desa yang tersebar di seluruh wilayah kecamatan yang ada di Luwu Timur. Budiman berharap anggaran ini digunakan secara optimal dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di desa. (mu)