GOWA, UJUNGJARI.COM — Untuk pertama kalinya di masa kepemimpinan Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin sebagai Bupati dan Wakil Bupati, Kabupaten Gowa dilirik pengusaha asal Kanada.
Investor dari Eropa ini tertarik berinvestasi tentang pengolahan sampah teknologi modern. Kran investasi inipun dibuka lebar-lebar oleh Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin (DM) ketika menerima dan menjamu tamu negara asing ini di kediaman pribadi DM di Jl HOS Cokroaminoto, Sungguminasa, Kabupaten Gowa pada Senin (27/7) pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Kabupaten Gowa membuka peluang investasi besar untuk sektor pengelolaan sampah dan energi terbarukan melalui rencana pengembangan fasilitas waste-to-energy bersama Portage Energy, perusahaan asal Kanada ini.
Dihadapan pengusaha energi ini, DM mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gowa menyambut positif peluang investasi tersebut. Pihaknya siap mendukung proses persiapan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten. Seperti perizinan, lokasi serta kebutuhan lain yang diperlukan untuk pengembangan investasi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa, kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Portage Energy terkait keinginan untuk membangun pengolahan sampah modern yang output-nya nanti menjadi energi terbarukan dan karbon. Kita dukung penuh. Dan kita akan memastikan kesiapan izin, lokasi serta kebutuhan-kebutuhan mereka nanti,” kata DM.

Menurut DM, kehadiran investasi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung kepentingan pembangunan daerah.
“Intinya, kita menerima investasi yang masuk di Gowa semata-mata untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Gowa serta kepentingan daerah,” tandas mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel ini.
Dikatakannya, bagi Pemerintah Kabupaten Gowa, peluang tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan investasi bernilai ekonomi yang sekaligus mampu menjawab persoalan lingkungan dan menciptakan manfaat baru bagi masyarakat.
DM mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gowa terus membuka ruang bagi investasi yang sejalan dengan arah pembangunan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Gowa terus berusaha untuk mengundang investasi masuk ke Kabupaten Gowa sesuai dengan visi misi kita untuk Gowa Maju,” imbuhnya.
Kunjungan Portage Energy ke Gowa menjadi bagian dari agenda penjajakan pengembangan infrastruktur energi berkelanjutan. Dalam surat resmi yang disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Gowa, perusahaan tersebut menyebut agenda kunjungan mencakup pembahasan solusi energi terbarukan dan survei awal terhadap lokasi potensial pengembangan proyek di Gowa.
Penjelasan detil pun disampaikan Chief Commercial Officer Portage Energy Stephen Akpakwu. Stephenmengatakan, rencana pengembangan waste-to-energy di Gowa diarahkan untuk menjawab dua kebutuhan sekaligus, yaitu mengurangi persoalan sampah dan menghasilkan energi.
“Kami melihat peluang yang baik untuk mencapai dua tujuan. Kami ingin memanfaatkan sampah dengan baik sekaligus menghasilkan listrik,” kata Stephen.
Dijelaskannya, selain menghasilkan energi, proyek tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja. Portage Energy tambahnya, berencana mengembangkan proyek dengan pendekatan berbasis komunitas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami ingin memulai dengan pendekatan yang digerakkan oleh komunitas dan memastikan Gowa serta kabupaten lainnya dapat memperoleh manfaat dari proses mengubah sampah menjadi nilai ekonomi,” terang Stephen kepada Wabup Gowa yang didampingi Kadis Lingkungan Hidup Ashari Azis dan Kabag Kerjasama Abdul Rahman.
Stephen menjelaskan, pembahasan lanjutan akan mencakup opsi solusi energi terbarukan, model kolaborasi serta kebutuhan proyek.
Portage Energy juga menyatakan ketertarikannya untuk menyelaraskan keahlian mereka dengan prioritas ekonomi dan lingkungan jangka panjang Kabupaten Gowa. –

