ikut bergabung

In Memoriam Robbyanto Budiman: Perginya Pahlawan “Emas Putih”

Almarhum Robby (kaos biru) bersama Doni Monardo, 29 November 2022 lalu.

Citizen

In Memoriam Robbyanto Budiman: Perginya Pahlawan “Emas Putih”

DUKA kepergian Robbyanto Budiman, pertama-tama saya simak dari postingan Menteri BUMN Erick Thohir. Melalui IG-nya, Jumat (10/2) malam, ET menuliskan “Saya kehilangan salah satu orang yang saya cintai, pribadi yang selalu baik kepada siapa pun.”

Robbyanto Budiman (14 Januari 1967 – 10 Februari 2023) adalah Group CEO Wahana Artha. Ia wafat dalam usia 56 tahun di Gleneagles Hospital Singapura.

Robby, sapaan akrab almarhum, meninggalkan istri Lanny Susastro, serta anak-menantu-cucu: Cornelia Patsy Budiman – William Putra Utomo, Atlas Carlyle Utomo, Ursula Audrey Budiman, Anastasia Kelly Budiman – Tautantra Tanu.

Duka mendalam tidak saja dirasakan Erick Thohir, tapi juga dirasakan komunitas otomotif roda dua, komunitas basket, dan masyarakat lainnya. Termasuk, Letnan Jenderal TNI Purn Dr (HC) Doni Monardo, Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), yang juga Komisaris Utama MIND ID.

Kenangan Ambon

Doni Monardo termasuk tokoh militer nasional yang berkawan baik dengan Robby. Jalinan persahabatan itu bahkan masih terpelihara dengan apik, meski Doni sudah pensiun sejak Mei 2021.

“Masih sering telepon, bahkan sesekali makan bersama. Benar kata pak Erick Thohir, almarhum dikenal sangat ringan tangan,” ujar Doni yang terakhir kali bersua dengan Robby pada 29 November 2022.

Sebelum pandemi, dua tiga kali Robby mengajak kami makan di salah satu restoran Jepang enak di kawasan Jakarta Selatan. Saya ikut mendengarkan diskusi mereka. Salah satu yang kami bahas keunggulan rempah nusantara dan aneka jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomis. Saat pandemi pun, Robby bertandang ke kantor BNPB lantai 10 memberikan perhatian kepada Gugus Tugas yang sedang berjibaku menangani Covid 19.

Baca Juga :   Apindo Gelar Diskusi Bahas UMKM Sebagai Tulang Punggung Masyarakat di Era Covid-19

Karena komunikasi yang relatif intens itu pula, Doni pun tahu ihwal penyakit kanker pancreas yang diidap Robby sejak dua tahun terakhir.

“Beliau bahkan sempat berobat ke Amerika Serikat, hingga akhirnya wafat di Singapura. Kita doakan yang terbaik bagi almarhum, dan saya bersaksi, Robbyanto Budiman manusia yang baik hati dan ringan tangan memberi pertolongan kepada sesama,” katanya.

Doni mencatat begitu banyak kebaikan hati Robby. Salah satu moment penting dan cukup bersejarah adalah keterlibatan Robby dalam mendukung “emas putih” di Maluku. Emas putih adalah istilah Doni Monardo untuk melengkapi program “emas hijau” dan “emas biru” semasa menjabat Panglima Kodam XVI/Pattimura, 2015 – 2017.

dibaca : 363

Laman: 1 2 3 4



Komentar Anda

Berita lainnya Citizen

Populer Minggu ini

Arsip

To Top