ikut bergabung

Tiga Profesor Bersaing Gantikan Prof Husain Syam Pimpin UNM Makassar

Berita

Tiga Profesor Bersaing Gantikan Prof Husain Syam Pimpin UNM Makassar

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM–Tiga guru besar bersaing memperebutkan posisi Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2024-2028. Salah satu dari mereka akan menggantikan posisi Prof Husain Syam yang masa jabatannya akan berakhir 16 Mei 2024 mendatang.

Ketiga guru besar itu adalah Prof Dr Hasmyati, Prof Dr Karta Jayadi, dan Prof Dr Hasnawi Haris.

Hasmyati merupakan guru besar olahraga yang kini menjabat Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar.

Selanjutnya Karta Jayadi merupakan guru besar seni dan antropologi yang kini menjabat Wakil Rektor bidang administrasi dan keuangan UNM.

Prof Hasnawi Haris sendiri merupakan wakil rektor bidang akademik Universitas Negeri Makassar. Hasnawi juga dikenal sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulsel.

“Tiga calon ini dikirim ke Kemristek Dikti untuk mendapatkan persetujuan sesuai hasil pemilihan tahap pertama,” kata ketua panitia pemilihan Rektor UNM, Prof Dr Hamsu Abdul Gani di Makassar, Rabu (28/2).

Salam rapat senat pemilihan rektor uNM, Selasa (27/2), ketiga figur ini meraih suara tertinggi dari lima calon yang ada.

Prof Hasmyati meraih suara terbanyak 51 suara dari 64 anggota senat. Posisi kedua ditempati Prof Karta Jayadi yang meraih lima suara dan Hasnawi Haris di posisi ketiga dengan empat suara.

Suara Menteri 35 Persen

Sesuai jadwal yang ditentukan panitia, pemilihan rektor UNM tahap kedua akan digelar Kamis, 7 Maret mendatang. Di pemilihan tahap kedua ini selain 64 anggota senat, juga sudah ada campur tangan Kemristek Dikti.

Baca Juga :   Prof Jumadi Dilantik sebagai Dekan FISH UNM

“Sesuai regulasi, Menristek memiliki suara 35 persen. Jadi hasil perolehan suara putaran pertama masih memungkinkan berubah di putaran kedua,” kata Ketua Senat UNM, Prof Dr Jamaluddin.

Jamaluddin mengatakan hasil perolehan suara yang jomplang di putaran pertama merupakan bukti penilaian anggota senat terhadap calon yang ada.

Guru besar Teknologi Pertanian UNM itu mengatakan anggota senat sudah menggunakan hak pilihnya sesuai nurani dan penilaiannya masing-masing. (pap)

dibaca : 2.612



Komentar Anda

Berita lainnya Berita


Populer Minggu ini

Arsip

To Top