SINJAI, UJUNGJARI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kemiskinan Makro. FGD ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, sekaligus menjadi narasumber, Rabu, (26/6/2024) di Aula Kantor BPS.
Ketua Panitia Pelaksana Hamka Makmur, mengatakan FGD ini dilaksanakan untuk menguatkan koordinasi dan konsolidasi eksternal dan internal dalam rangka pelaksanaan kegiatan pendataan survei nasional ekonomi nasional (Susenas).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, untuk memberikan pemahaman akan pentingnya output data yang dihasilkan dari kegiatan Susenas Maret, serta sebagai forum diskusi dalam memberikan masukan, saran, serta permasalahan dari kegiatan Susenas.
Sementara itu, Sekda Sinjai Andi Jefrianto Asapa mengungkapkan,
parameter pembangunan dikatakan sukses jika dan hanya jika program dan kebijakan pembangunan yang telah dilaksanakan itu selesai saja, tetapi juga harus diterima, dirasakan, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Karena itu, kebutuhan akan data yang valid merupakan kunci utama kesuksesan pembangunan. Dengan data yang berkualitas, perencanaan dan evaluasi pembangunan menjadi lebih terarah, efisien, efektif dan lebih tepat sasaran.
“Kemiskinan merupakan isu global maupun nasional sehingga masih menjadi perhatian banyak pihak. Untuk keperluan perencanaan, monitoring, dan evaluasi berbagai program pengentasan kemiskinan maka diperlukan sejumlah indikator yang menunjukkan capaian
pelaksanaan program pembangunan khususnya dalam mereduksi angka kemiskinan, status dan perkembangan penduduk miskin di suatu, wilayah,” ungkapnya.
Andi Jefrianto menambahkan output dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang semakin luas, terutama pemahaman terkait indikator kemiskinan makro yang dihasilkan oleh BPS.
FGD yang dipandu oleh Mayang Rizqia Diningtyas juga menghadirkan narasumber yakni, Kepala Bappeda Sinjai Haerani Dahlan dan Kepala BPS Sinjai Arif Miftahuddin.
Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Camat menjadi peserta dalam FGD tersebut.

