GOWA, UJUNGJARI.COM — Masa reses anggota DPRD Gowa yang tengah berjalan saat ini banyak mendapatkan masukan aspiratif masyarakat apalagi di wilayah konstituen masing-masing anggota legislatif. Tak terkecuali dihadapi Wakil Ketua 1 DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab.
Saat turun menyambangi masyarakat di Dapil 1 Somba Opu sejak awal pekan ini, legislator Partai Gerindra ini banyak dicurhati soal pelayanan oleh masyarakat baik terkait layanan kesehatan seperti KIS (Kartu Indonesia Sehat) juga layanan sosial lainnya di bidang pendidikan hingga lowongan kerja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu curhatan konstituen yang diterima HAR, demikian sapaan akrab tokoh pemuda yang sangat disegani di Somba Opu ini adalah saat berada di tengah masyarakat Kelurahan Tompobalang, Kecamatan Somba Opu yang dihadiri Camat Somba Opu Nuraeni serta Lurah Tompobalang Andhika, para kepala lingkungan, ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat setempat dan perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Gowa pada Rabu (20/5) kemarin.

Masyarakat suarakan soal susahnya anak-anak sekolah terlayani dalam proses PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) saat ini. Kadang mendaftar di sekolah terdekat dari rumahnya namun ternyata tidak lulus diklaim tidak memenuhi standar zonasi atau prestasi. Soal kepemilikan KIS pun demikian. Masyarakat khususnya golongan kurang mampu kerap terhambat pelayanan di sarana kesehatan lantaran tidak punya BPJS umum apalagi KIS yang notabene diberikan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk pelayanan bagi masyarakat kurang mampu.
Juga terkait lowongan kerja (loker) yang diakui masyarakat sangat sulit saat saat ini. Karenanya masyarakat berharap ada jalan dan solusi yang bisa diberikan oleh pemerintah.
“Makanya mereka suarakan kepada saya ketika saya turun melakukan reses di wilayah Somba Opu ini. Alhamdulillah saya menampung sejumlah keluh kesah masyarakat diantaranya soal PPDB baik tingkat SMP-SMA, juga soal kurangnya loker dan soal pembuatan KIS, kepada siapa saja masyarakat yang bersyarat mendapatkan KIS itu dan bagaimana prosedur pengurusannya, ” kata HAR.
HAR mengaku sejak dirinya masuk dan terpilih menjadi anggota DPRD Gowa, dirinya sudah berkomitmen hadir untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Menurut HAR, kehadiran dirinya di legislatif bukan sekadar menjalankan kewajibannya sebagai anggota dewan tapi betul-betul harus menjadi wakil rakyat seutuhnya.
“Soal KIS ini, saya sudah mengantisipasinya dengan menghadirkan perwakilan Dinas Sosial sehingga aspirasi masyarakat soal KIS ini langsung dijawab oleh bidangnya. Masyarakat berinteraksi langsung dengan pihak Dinsos. Alhamdulillah selain masyarakat paham alur dan proseduralnya, masyarakat juga tahu siapa-siapa saja yang bisa terlayani KIS ini. Sedang terkait keluhan lapangan pekerjaaan dan bantuan modal usaha juga soal PPDB tentu ini kita akan menyampaikan dan diskusikan dengan SKPD terkait untuk solusinya, ” kata Ketua Milenial Peduli Sulsel (MPS) ini. –

