GOWA, UJUNGJARI.COM — Kunjungan One Day One District kembali dilakukan Bupati Gowa Husniah Talenrang. Kali ini ke Kecamatan Tombolopao.
Kunjungan di wilayah dataran tinggi tetangga Kecamatan Tinggimoncong ini dilakukan Bupati Gowa di Desa Tonasa dan Kelurahan Tamaona pada Sabtu (5/7) kemarin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dihadapan masyarakat Tombolopao, Husniah menyampaikan berbagai program prioritasnya dan melakukan dialog bersama warga untuk mengetahui kebutuhan wilayah itu.
“Kami berkomitmen menjalankan program yang merupakan kepentingan masyarakat. One Day One District ini bertujuan lebih dekat dengan masyarakat dan menyampaikan program untuk kepentingan masyarakat itu sendiri baik di bidang pendidikan, pertanian, infrastruktur, kesehatan, peternakan hingga lingkungan hidup,“ kata Husniah.

Tombolopao itu sebagian besar penduduknya adalah petani, sehingga pada bidang pertanian Pemkab Gowa menjamin ketersediaan pupuk, bibit dan pestisida yang rencananya akan segera didistribusikan.
“Insya Allah pada Juli-September akan kita berikan secara bertahap kepada petani yang terdaftar karena inilah tujuan kita untuk mendengar keluh kesah masyarakat termasuk jenis pupuknya yang tentu akan berbeda dengan daerah lain karena disini produksinya bidang holti atau tanaman pangan,” jelas Husniah.
Selain untuk pertanian, pemerintah juga akan meningkatkan akses pertanian yang lebih baik, yakni akan melakukan pengaspalan jalan pada akhir Juli ini pada ruas jalan penghubung ke Desa Balassuka, Mamampang dan ke Desa Tonasa dengan panjang 1,520 meter termasuk pengaspalan Jl Dusun Bangkeng Batu Pattallassang, Desa Pao dan Mappadang di Kelurahan Tamaona hingga pembangunan jembatan Alla’.
Dikatakan Husniah, pemerintah ingin meningkatkan pertanian masyarakat. Karena itu akan dilakukan penyerahan pupuk dan perbaikan jalan.
Menurut Husniah, ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat agar lebih mudah dalam mengakses pertaniannya.
Bupati juga menyampaikan program yang akan segera dijalankan pemerintah kabupaten yakni Gowa Salapang Hati Damai. Program ini diantaranya kebijakan BPJS non cut off yang telah dilaunching pada 4 Juni yang lalu dan pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa baru SD dan SMP.
Haris, Ketua Kelompok Tani Bina Tani Desa Tonasa mengatakan program yang dikhususkan bagi petani sangat membahagiakan baginya. Namun ia berharap saat subsidi pupuk diberikan sebaiknya sesuai dengan komoditi di wilayah itu.
“Apa yang disampaikan ibu bupati cukup membahagiakan bagi kami. Kami selaku petani ingin masalah pupuk terus bisa tertangani. Alhamdulillah kami dapatkan sudah lumayan cukup, hanya saja karena komoditi andalan kita adalah kentang dan tomat maka tentu kita ingin subsidi pupuk yang didapatkan sesuai dengan komoditi andalan kami, sehingga kami mohon jangan samakan di daerah lain yang memiliki komoditi unggulan lain juga karena kebutuhan kami berbeda-berbeda,” aku Haris.
Camat Tombolopao Astan pun menyambut baik pelaksanaan One Day One District di wilayahnya. Menurutnya, pendekatan ini memberi ruang lebih luas bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan mereka.
“Mayoritas penduduk kami adalah petani dan penyangga holtikutura di Gowa dan Makassar. Dengan program ini, warga bisa menyampaikan kebutuhannya,” kata Astan. –

