GOWA, UJUNGJARI.COM — RS UIN Makassar adalah rumah sakit pertama di Indonesia yang dimiliki oleh Kementerian Agama dan akan menjadi rumah sakit percontohan di Indonesia.
RS ini terletak di kompleks Kampus I UIN Alauddin di Jl Sultan Alauddin, Kota Makassar. Kehadiran rumah sakit ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rumah sakit UIN ini dibangun di atas lahan seluas 7.462 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 23.877 meter persegi. Bangunannya terdiri dari sembilan lantai serta satu lantai ruang bawah tanah (rubanah).
Fasilitas tersedia di RS UIN ini mencakup Unit Gawat Darurat (UGD), poliklinik, laboratorium, ruang poli, endoskopi, hemodialisis, empat ruang operasi, perawatan intensif dan kebidanan, ruang perawatan umum, ruang pendidikan serta ruang manajemen. RS ini pun memiliki kapasitas layanan hingga 200 pasien.

RS UIN inipun diresmikan operasionalnya pada Kamis (24/7) kemarin oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi, Walikota Makassar Munafri Arifuddin, Wawali Makassar Aliyah Mustika, Wabup Gowa Darmawangsyah Muin (DM) dan Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis serta pimpinan PTKIN dari seluruh Indonesia.
Di sela peresmian, Menag Nasaruddin mengatakan, RS UIN Makassar menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang dimiliki oleh Kementerian Agama.
“Rumah sakit yang Kemenag miliki ini akan menjadi rumah sakit percontohan bagi seluruh perguruan tinggi keagamaan di Indonesia, ” kata Menag.
Dikatakannya, rumah sakit ini dirancang sebagai fasilitas kesehatan modern yang juga mendukung pengembangan keilmuan di bidang kedokteran dan kesehatan, sekaligus menjadi pusat pelayanan medis yang representatif di wilayah Sulawesi Selatan.
Menag juga menyebut bahwa RS UIN merupakan rumah sakit terpadu yang terintegrasi dengan berbagai unit layanan pendidikan dan kesehatan yang ada di lingkungan kampus.
“Disini ada Fakultas Kedokterannya, kemudian juga hadir rumah sakitnya. Fakultas Kedokterannya berada di kompleks ini, di sini juga ada hotelnya, jadi terpadu, dengan tanahnya yang cukup luas dan berada di lokasi yang sangat strategis,” tambah Menag.
Sementara Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin (DM) yang turut hadir dalam peresmian itu mengapresiasi capaian UIN Makassar yang kini tidak hanya menjadi pusat pendidikan tinggi Islam, tapi juga berperan dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi wilayah Kabupaten Gowa sebagai daerah penyangga.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa, kami mengucapkan selamat atas peresmian rumah sakit UIN Makassar. Semoga kehadiran rumah sakit ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di Kabupaten Gowa yang juga merupakan daerah penyangga,” kata DM. –

