PINRANG, UJUNGJARI.COM — Suasana penuh warna dan semangat kolaborasi mewarnai Market Day, salah satu rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, yang digelar di Kota Makassar, Senin (28/7/2025).

Kegiatan ini tak hanya menghadirkan semangat perayaan untuk anak-anak, namun juga menjadi ajang sinergi nyata antara dunia pendidikan anak dan pemberdayaan pelaku UMKM lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pinrang, Hj. A. Sri Widiyati A. Irwan, turut hadir dalam kegiatan ini bersama para Ketua TP PKK dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Ia menyambut hangat inisiatif kolaboratif yang menghadirkan anak-anak dan UMKM dalam satu panggung edukatif dan produktif.

Market Day yang digelar atas kolaborasi TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) ini diikuti oleh puluhan pelaku UMKM binaan dari seluruh wilayah Sulsel, sekaligus menampilkan karya-karya kreatif anak-anak dari jenjang TK hingga SMA. Dari kerajinan tangan, produk makanan olahan, hingga lukisan dan hasil kreasi seni—semuanya mencerminkan potensi luar biasa dari generasi muda dan masyarakat lokal.

“Kegiatan ini memberi ruang bagi anak-anak untuk belajar langsung menghargai proses produksi, mengenal nilai-nilai ekonomi, serta melatih kerja sama dan tanggung jawab sosial,” ungkap Hj. Sri Widiyati di sela-sela kegiatan.

Ia juga menekankan bahwa Market Day seperti ini memiliki dampak ganda: tidak hanya sebagai media edukasi anak-anak, tetapi juga menjadi panggung promosi strategis bagi UMKM, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian lokal.

Membangun Kecintaan terhadap Produk Lokal Sejak Dini

Menurut Hj. Sri Widiyati, memperkenalkan anak-anak pada proses ekonomi sejak dini adalah investasi jangka panjang yang akan memperkuat daya saing bangsa. Ia berharap kegiatan seperti Market Day tidak hanya menjadi ajang tahunan, melainkan bisa diperluas dan digalakkan hingga ke tingkat desa dan sekolah-sekolah.

“Kesadaran terhadap pentingnya produk lokal harus ditanamkan sejak dini. Jika anak-anak terbiasa mencintai hasil karya bangsanya sendiri, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang mandiri, kreatif, dan berjiwa wirausaha,” tuturnya.

Market Day ini juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai karakter anak melalui praktik langsung: belajar menjual, menghitung, mempresentasikan produk, dan menjalin komunikasi dengan pengunjung. Di sisi lain, UMKM mendapatkan ruang interaksi langsung dengan masyarakat lintas daerah, memperluas jaringan, dan memperkenalkan produk unggulannya.

HAN: Momentum Bersama, Bukan Sekadar Peringatan

Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini di Sulawesi Selatan menjadi lebih bermakna dengan pendekatan interaktif seperti Market Day. Ini bukan hanya soal memberi panggung hiburan, tetapi tentang memberi wadah pertumbuhan karakter anak, sekaligus menyalurkan potensi ekonomi kreatif yang berasal dari komunitas lokal.

Gubernur Sulawesi Selatan A. Sudirman Sulaiman, Ketua TP PKK Provinsi Ny. Naoemi Octarina Sudirman, serta seluruh jajaran TP PKK kabupaten/kota memberikan dukungan penuh atas inisiatif ini sebagai simbol sinergi yang produktif antara pembangunan karakter anak dan pemberdayaan ekonomi daerah.

Market Day menjadi contoh konkret bagaimana ruang kreatif anak-anak dapat bertemu langsung dengan denyut ekonomi lokal. Ketika dunia anak tidak sekadar diajarkan lewat teori, tapi diberi panggung praktik nyata, maka yang lahir adalah generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga siap menghadapi tantangan masa depan. (Jaya)