MAKASSAR, UJUNGJARI.COM–Wacana tentang rencana dan impian PGRI Provinsi Sulsel akan membuka perguruan tinggi Politeknik PGRI mendapat respons dan dukungan sangat positif dari berbagai pihak.

Setelah sebelumnya Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr Andi Lukman, menyarankan PGRI Sulsel mendirikan perguruan tinggi vokasi dalam bentuk politeknik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehari sebelum HUT Kemerdekaan RI ke-80. Sabtu 16 Agustus 2025, Ketua PGRI Provinsi Sulsel, Prof Dr H Hasnawi Haris, M.Hum didampingi pengurus PGRI Soppeng dipimpin Ketua PGRI Kabupaten Soppeng, H Naharuddin, S.Pd, M.Pd, melakukan silaturrahim di rumah jabatan Bupati Soppeng.

Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE dan Wakil Bupati, Ir. Selle KS Dalle pada pertemuan itu menyambut positif dan mendukung rencana PGRI Sulsel akan mendirikan perguruan tinggi Politeknik PGRI di Soppeng.

Ketua PGRI Provinsi Sulsel, Prof Dr Hasnawi Haris kepada media Senin 18 Agustus 2025 mengatakan, saat silaturrahim dengan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, sangat senang dan gembira dengan rencana kehadiran Politeknik PGRI di wilayahnya.

Apalagi dalam program kerja bupati dan wakil bupati akan meningkatkan kualitas sekolah sekolah kejuruan yang menghasilkan alumni siap kerja sejalan dengan kehadiran Politeknik bagi alumni sekolah kejuruan yang akan lanjut studi.

Prof Hasnawi pada kesempatan itu melaporkan kalau PGRI di Soppeng sudah punya satuan pendidikan pada jenjang SMK PGRI yang cukup dikenal di Soppeng serta lahan dan lokasi pendirian kampus juga sudah ada.

Dijelaskan juga kalau soal SDM yang akan jadi tenaga pengajar tidak jadi masalah karena sangat banyak pengurus dan anggota PGRI dengan jenjang pendidikan S2, S3 dan Guru Besar.

“Puluhan Guru Besar bahkan Ratusan Doktor dan Magister tersebar pada berbagai bidang keilmuan dimiliki PGRI baik sebagai pengurus harian PGRI maupun perangkat kelengkapan PGRI”, tandas Mantan Wakil Rektor 1 UNM

Selain itu SMA dan SMK PGRI yang ada di Soppeng dan wilayah sekitarnya juga menjadi potensi yang cukup besar untuk mengembangkan perguruan tinggi tersebut.

Impian besar ini menghadirkan perguruan tinggi akan diupayakan terealisasi dalam masa bakti kepengurusan PGRI Sulsel masa bakti 2025-2030 karena menjadi Rekomendasi Konferensi Kerja Provinsi 1 PGRI Sulsel.

Apalagi selama ini untuk Kawasan Timur Indonesia belum ada Politeknik PGRI sehingga akan menjadi ikon pengembangan perguruan tinggi PGRI di KTI, tandasnya.

Prof Hasnawi tambahkan, saat ini sangat banyak aset dan lembaga pendidikan yang dimiliki YPLP PGRI Sulsel menyebar di hampir seluruh kabupaten dan kota se-Sulsel.

Satuan pendidikan yang dibina tersebut pada semua jenjang akan dibicarakan secara serius untuk menjadikan sekolah sekolah tersebut jadi sekolah unggulan sehingga jadi rujukan bagi masyarakat menyekolahkan anak anak mereka, tegasnya.