MALILI,UJUNGJARI.COM–Program umrah bagi petugas keagamaan yang dicanangkan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menjadi perhatian sejumlah daerah lain. Beberapa daerah pun tertarik mereplikasi program ini.
Salah satunya Kabupaten Luwu. Pemerintah Kabupaten Luwu melakukan Studi Tiru ke Kabupaten Luwu Timur terkait program ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rombongan Pemkab Luwu dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ahyar Kasim dan diterima Asisten Pamerintahan dan Kesra Lutim, Aini Endis Anrika didampingi Kabag Kesra Lutim, Raoda K., dan Kabag Hukum, Yerislin Wuala, di ruang rapat pimpinan, Kantor Bupati Lutim, Selasa (7/10/2025).
Dalam sambutannya mewakili Bupati Luwu Timur, Asisten Pamerintahan dan Kesra, Aini Endis Anrika, menyambut baik kedatangan para Pemerintah Kabupaten Luwu atas kunjungan studi tiru.
“Selamat datang semuanya, semoga program ini bisa memberikan kontribusi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Luwu,” tutur Aini Endis Anrika.
Kabag Kesra Luwu Timur, Raoda menjelaskan berbagai kegiatan dan inovasi yang dilakukan pemerintah Lutim yang merupakan implementasi dari program Bupati Luwu Timur.
Endir mengatakan inovasi yang dilakukan pemerintah Lutim merupakan implementasi dari program Bupati Luwu Timur yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat..
Sementara Kabag Kesra Luwu, Ahyar Kasim menyampaikan kekagumannya terhadap prestasi yang telah dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
“Kami ingin berguru, ingin belajar bagaimana mekanisme pemberangkatan wisata religi ini, yang mana ada 4.600 orang yang di seleksi ikut umrah, jadi ini nanti kita seleksi lagi, kami sudah anggarkan 1,5 milyar di 2026, yang nantinya kami akan berangkatkan 50 orang,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ahyar menyebut pihaknya akan membuat dasar hukum Peraturan Bupati terlebih dahulu seperti yang di buat Pemkab Lutim juga mengawali programnya tentang wisata religi. (bla)

