MAKASAR, UJUNGJARI— Celebes Law and Transparency (CLAT) kembali menyerahkan dokumen pendukung tambahan terkait laporan dugaan tindak pidana korupsi Program Dana Aspirasi P3A yang diduga melibatkan mantan Anggota DPR RI Komisi V  Dapil Sulsel III, MF ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Senin (1/12/2025).

Penyerahan dokumen tambahan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan resmi CLAT yang sebelumnya telah disampaikan pada 22 Oktober 2025, serta aksi unjuk rasa yang digelar pada 27 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokumen yang diserahkan berisi sejumlah data dan informasi pendukung dari berbagai sumber yang dinilai kredibel untuk memperkuat pendalaman dugaan perkara tersebut.

Ketua Bidang Advokasi CLAT, Fahmi Sofyan Syahrir, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendorong proses hukum yang objektif dan profesional.

“Bukti tambahan ini kami serahkan untuk memperkuat pendalaman dan verifikasi oleh pihak Kejati Sulsel. Kami percaya bahwa penanganan perkara ini harus dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum,” tegas Fahmi.

Sementara itu, Ketua Umum CLAT, Ray Gunawan, menyampaikan apresiasi atas respons Kejati Sulsel dalam menindaklanjuti laporan yang telah diajukan pihaknya.

“Kami memberikan penghargaan kepada Kejati Sulsel atas perhatian yang diberikan. CLAT akan terus mengawal proses penegakan hukum agar kasus dugaan penyimpangan Dana Aspirasi P3A ini dapat ditangani secara tuntas. Harapan kami, tambahan dokumen ini dapat membantu penyidik agar penanganan perkara berjalan objektif, profesional, dan sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.

CLAT menegaskan bahwa peran pengawasan publik dan keterlibatan masyarakat sipil sangat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi. Sebagai bentuk komitmen moral dan kelembagaan, CLAT menyatakan akan terus mengawal perkembangan penyidikan perkara ini hingga tuntas, serta memastikan setiap dugaan penyimpangan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. (*)