MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca ekstrem. Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bergerak cepat setelah menerima laporan adanya kapal nelayan mengalami kerusakan mesin di laut, Sabtu malam (3/1), sehingga terombang-ambing di tengah ombak tinggi dan jarak pandang yang terbatas.
Meski dihadapkan pada kondisi gelap dan gelombang laut yang cukup berbahaya, tim BPBD tetap melakukan pencarian secara terukur dan penuh kehati-hatian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat laporan masuk, kondisi laut cukup ekstrem dengan ombak tinggi dan jarak pandang terbatas. Namun keselamatan warga adalah prioritas kami. Tim langsung bergerak dengan peralatan lengkap dan tetap mengutamakan prosedur keselamatan. Alhamdulillah, lima nelayan berhasil kami temukan dan dievakuasi ke daratan dalam kondisi selamat,” ujar Imran, salah satu anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Makassar.
Berkat respons cepat dan koordinasi yang baik, lima nelayan yang berada di kapal tersebut berhasil ditemukan dan dievakuasi dengan selamat ke daratan. Dalam peristiwa ini, tidak terdapat korban jiwa.
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk selalu siaga dalam melindungi keselamatan masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di laut.
Masyarakat pesisir juga diimbau untuk selalu mewaspadai kondisi cuaca, memastikan kesiapan kapal dan mesin sebelum melaut, serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat.
Langkah cepat BPBD Kota Makassar ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi warganya, bahkan di tengah situasi paling berisiko sekalipun. (**)

