TAKALAR, UJUNGJARI –Kepemimpinan di tingkat kelurahan menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang dekat, responsif, dan berkelanjutan. Di Kelurahan Salaka, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, peran itu dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh Syah Awal, SE, sosok lurah yang dikenal sederhana dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Lahir di Salaka pada 5 Mei 1981, Syah Awal tumbuh dan besar di lingkungan yang kini ia pimpin. Kedekatan emosional dengan masyarakat menjadi modal utama dalam menjalankan amanah sebagai Lurah Salaka. Baginya, memimpin bukan sekadar menjalankan administrasi, tetapi memastikan setiap kebijakan menyentuh kebutuhan warga.
Berbekal latar belakang pendidikan ekonomi, Syah Awal mengedepankan prinsip kerja yang tertib, transparan, dan akuntabel. Ia aktif mendorong peningkatan kualitas pelayanan kelurahan, mulai dari urusan administrasi hingga keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai pemeluk agama Islam, nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan pengabdian menjadi landasan dalam menjalankan tugas. Hal tersebut tercermin dalam kesehariannya yang selalu terbuka menerima masukan, serta menjalin komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat, pemuda, dan elemen warga lainnya.
Bertempat tinggal di Jl. H. Zainuddin Nanro, Lingkungan Alluka, Kelurahan Salaka, Syah Awal memilih untuk tetap dekat dengan masyarakat yang ia layani. Kehadiran lurah di tengah warga bukan sekadar simbol kepemimpinan, melainkan wujud komitmen untuk membangun Salaka secara bersama-sama.
Di bawah kepemimpinannya, Kelurahan Salaka terus berupaya berbenah menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik, inklusif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Syah Awal percaya bahwa kemajuan kelurahan hanya dapat dicapai melalui kerja sama, kepercayaan, dan semangat gotong royong.

