MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Dosen olahraga Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr Fahrizal mengapresiasi terbitnya Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 1 tahun 2026 tentang Rencana Strategis Kemenpora 2025-2029.

Sebagai bentuk dukungan penguatan renstra Kemenpora, Fahrizal mendorong riset penguatan sistem satabase keolahragaan nasional dengan mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Olahraga Daerah (Si Roda).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rencana strategis Kementerian Pemuda dan Olahraga tahun 2025-2029 membuka peluang seluas-luasnya bagi para akademisi, praktisi, tenaga keolahragaan dan lembaga keolahragaan dalam memperkuat riset dan pengembangan sport sains untuk mendukung prospek industri olahraga nasional,” katanya.

Salah satunya, kata Fahrizal adalah terobosan menpora Erick Tohir membentuk Deputi bidang Pengembangan Industri Olahraga. Hal ini mendapat respons yang luar biasa dari seluruh kalangan akademisi maupun praktisi Olahraga di seluruh pelosok tanah air.

“Ini adalah momentum luar biasa, olahraga tidak lagi dipandang sebagai sarana kebugaran dan prestasi semata, namun di dalamnya terdapat sebuah proses marketing yang menghubungkan kepentingan produksi dan konsumsi, dan semua prosesnya membutuhkan manajemen yang muaranya adalah industri,” ungkap Fahrizal.

Fahrizal menambahkan salah satu hal yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan data base yang akurat untuk mendukung proses mapping (pemetaan) terhadap kebutuhan seluruh aspek dalam sistem keolahragaan Nasional. Selanjutnya Mempersiapkan pemodelan secara sistemik yang terencana, terukur, dan aplikatif menuju Indonesia emas 2045.

Pakar sport sains UNM Makassar ini juga menjelaskan pengembangan aplikasi sistem informasi dan manajemen database keolahragaan berbasis android untuk mensupport pemerintah dalam pemutakhiran Data keolahragaan baik secara melembaga maupun secara personal.

Aplikasi ini ia namai SiRoda. Singkata dari sistem informasi olahraga daerah. Menurut dia, memang sudah bnyak aplikasi yang muncul. Namun dari sisi aksesibilitasnya masih berbasis web dan masih ribet aksesnya karena harus menggunakan perangkat komputer atau laptop.

“Aplikasi android ini nantinya akan mudah diakses oleh semuanya dengan menggunakan smartphone saja. Sisa download aplikasinya dan log in member dengan registrasi terlebih dahulu sehingga tidak ada lagi yang akan kehilangan informasi tentang trend prestasi dan perkembangan informasi tentang keolahragaan,” terangnya.