MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Makassar menjadikan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat disiplin salat dan kesiapan spiritual dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Hal tersebut disampaikan Munafri Arifuddin saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj di Masjid Rahmatul Ilham.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan sejarah keagamaan, melainkan pengingat pentingnya salat sebagai fondasi pembentukan integritas, tanggung jawab, dan kedisiplinan, termasuk dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Salat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga membentuk karakter dan moral. Nilai-nilai itu harus tercermin dalam kinerja ASN, dalam melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” ujar Munafri.

Menurutnya, saat ini umat Islam berada di bulan Syakban yang menjadi masa persiapan sebelum memasuki Ramadan.

Karena itu, ia mendorong agar berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan Pemkot Makassar terus dilaksanakan secara konsisten dan bermakna, bukan sebatas seremonial.

“Bulan Syakban adalah waktu untuk mempersiapkan diri, memperbaiki ibadah, dan membersihkan hati. Kegiatan keagamaan harus menjadi bagian dari pembinaan moral ASN,” katanya.

Munafri menekankan bahwa keimanan dan spiritualitas harus menjadi fondasi utama dalam birokrasi pemerintahan.

Dengan spiritual yang kuat, pengabdian kepada masyarakat akan berjalan lebih berkualitas, tulus, dan berorientasi pada pelayanan yang berkeadilan.

“Pelayanan publik yang baik lahir dari hati yang bersih dan niat yang benar. Jika spiritual kita kuat, maka pengabdian kita juga akan semakin berkualitas,” tutupnya. (**)