MALILI,UJUNGJARI.COM–Sejumlah pengusaha UMKM resmi mendeklarasikan komunitas pengusaha Tangan di Atas (TDA) di Luwu Timur. Mereka berkomitmen mendorong Usaha Kecil Menengah dan Mikro (UMKM) next level melalui kolaborasi. Launching TDA berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Sabtu (31/1).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Aini Endis Anrika, mewakili Bupati Luwu Timur yang hadir dalam acara ini mengapresiasi kehadiran Komunitas TDA di Luwu Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aini Endis mengatakan wadah ini akan menjadi ruang strategis bagi para pelaku usaha untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta membangun sinergi.
Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian bangsa, dengan berbagai tantangan yang membutuhkan kolaborasi bersama.
“Melalui komunitas TDA, tentu kami berharap para pelaku UMKM dapat bersama-sama menghadapi berbagai tantangan dengan mengembangkan inovasi, meningkatkan kualitas produk, serta menjalin kemitraan yang saling menguntungkan dengan memanfaatkan teknologi di era digital agar UMKM mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” jelas Aini.
Launching komunitas yang mengusung tema “UMKM To The Next Level” ini, turut disaksikan oleh Wakil Ketua II DPRD Lutim. Hj. Harisah Suharjo, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Lutim, Senfry Oktavianus, Ketua TDA Wilayah Sulsel II, Dendy Haryono, serta perwakilan Polres Lutim.
Sementara itu, BOD 8.0 TDA, Shaiful Usman HAQ, menjelaskan, TDA hadir sebagai rumah dan ruang belajar bagi para pengusaha.
Menurut Shaiful, dengan sinergi yang kuat, Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Luwu Timur pada khususnya dapat terus maju dan berkembang.
“Komunitas ini menjadi wadah untuk saling mendukung dan saling menguatkan dalam membangun usaha,” ungkap Shaiful.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Terpilih TDA Luwu Timur, Aswar, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada dirinya dan pengurus.
Usai launching, kegiatan dilanjutkan dengan workshop bisnis yang diikuti oleh kisaran 200 pelaku usaha di lingkup Kabupaten Luwu Timur. (bs)

