JAKARTA,UJUNGJARI.COM–Atlet soft tennis Sulawesi Selatan, Nurul Fatimah Yusran, mendapat kepercayaan memperkuat Tim Nasional Indonesia (Timnas) pada ajang Asian Junior Soft Tennis 2026 yang akan digelar di India, pada 3–8 Februari 2026.

Atlet yang akrab disapa Ima ini terpilih setelah menunjukkan konsistensi prestasi
di berbagai kejuaraan nasional. Siswa kelas 11 SMAN 11 Pangkep tersebut, siang hari ini (Senin/2/2) dilepas Pengurus Pusat (PP) Persatuan Soft Tennis Indonesia (PESTI) di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia dilepas bersama empat atlet terbaik dari beberapa provinsi, sebelum bertolak ke New Delhi, India.

Ima sebelumnya mewakili Sulawesi Selatan pada PON Aceh 2025 di nomor tunggal dan ganda putri. Ia juga menjuarai Pra PON di Jakarta serta meraih Juara I Soft Tennis Piala Wali Kota Makassar 2025.

Kejuaraan Asian Junior Soft Tennis 2026 akan dipusatkan di Harvest Tennis
Academy, Jassowal, Ludhiana, Punjab, India. Ima bersama empat atlet terbaik
Indonesia lainnya, yakni Febyaro Ribby Santara (NTB), Saiful Fadilah dan Chara
Eko Ifono (Kalimantan Timur), serta Syawal Noor Kaluku (Jakarta).

Selain berprestasi di soft tennis, Ima juga dikenal sebagai atlet tenis lapangan KU
16 dan 18 di Sulawesi Selatan. Ia kerap mendominasi berbagai kejuaraan, baik di
tingkat provinsi maupun kawasan Indonesia Timur.

Bakat olahraga Ima tidak lepas dari latar belakang keluarganya. Ia merupakan anak
dari Yusran, atlet tenis lapangan Sulawesi Selatan di era 90-an.

“Sejak SD saya sudah dilatih oleh orang tua. Alhamdulillah, setiap tahun bisa menjuarai beberapa turnamen, baik di Sulsel, Kalimantan, maupun Indonesia Timur,” ujar Ima.

Ia mengaku memadukan teknik tenis lapangan dengan soft tennis dalam permainannya.

“Mungkin karena latar belakang tenis lapangan, jadi tidak terlalu sulit beradaptasi dengan soft tennis,” tambahnya.

Pengurus Persatuan Soft Tennis Indonesia (PESTI) Pengprov Sulawesi Selatan, Dr.
Yusnadi, membenarkan adanya undangan dari PP PESTI kepada Nurul Fatimah Yusran untuk memperkuat Timnas Indonesia di ajang tersebut.

Menurut Yusnadi, terpilihnya Ima merupakan hasil dari kerja keras dan prestasi
yang konsisten ditunjukkannya selama ini.

“Ima terpilih karena memang memiliki prestasi menonjol di cabang olahraga soft
tennis. Ia menjadi bagian penting dari skuad Timnas Indonesia di Asian Junior Soft
Tennis 2026,” ujarnya.

Di kejuaraan ini, Ima akan turun di beberapa nomor pertandingan, yakni tunggal
putri dan ganda putri, dengan target meraih medali untuk Indonesia.

Yusnadi pun berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar Ima dan
atlet Indonesia lainnya mampu tampil maksimal di ajang tersebut. Terpilihnya

Nurul Fatimah Yusran ke dalam skuad Timnas Indonesia tidak hanya menjadi
kebanggaan bagi Sulawesi Selatan, tetapi juga menjadi bukti bahwa kerja keras,
disiplin, dan konsistensi sejak usia dini mampu membuka jalan menuju panggung
internasional.

Prestasi Ima diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berani bermimpi, berjuang, dan mengharumkan nama daerah serta Indonesia di kancah dunia. (*)