GOWA, UJUNGJARI.COM — Kuota Haji Kabupaten Gowa yang semula dijatahkan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia sebanyak 1.419 orang, kini bertambah dua orang sehingga total Jamaah Calon Haji (JCH) Gowa menjadi 1.421 orang.

JCH Gowa untuk tahun 2026 inipun dilepas langsung Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Wamenhaj RI) Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Bupati Gowa Husniah Talenrang di Masjid Agung Syekh Yusuf Sungguminasa pada Sabtu (7/2) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelepasan jamaah haji regular Kabupaten Gowa ini dirangkai dengan bimbingan manasik haji kedua yanh digelar Kandep Haji dan Umrah Kabupaten Gowa.

Kehadiran Wamenhaj RI Dahnil Anzar Simanjuntak pada pelepasan JCH Gowa secara akbar ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Pusat terhadap peningkatan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji di daerah, termasuk untuk Kabupaten Gowa.

Bupati Gowa Husniah Talenrang pun mengapresiasi tinggi kehadiran Wamenhaj serta adanya penambahan dua kursi untuk JCH Gowa.

Wamenhaj RI Dahnil Anzar Simanjuntak bersama seluruh JCH Kabupaten Gowa. (foto/ist)

“Kehadiran Bapak Wakil Menteri menjadi penguat semangat bagi kami dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji, khususnya di Kabupaten Gowa. Pemerintah Kabupaten Gowa akan terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya, salah satunya melalui penyediaan armada bus untuk mengantar calon jamaah haji menuju asrama Haji Sudiang nanti, ” kata Husniah.

Bupati Gowa juga menyampaikan kepada Wamenhaj bahwa Pemkab Gowa selalu komitmen dalam mendukung penyelenggaraan haji di Gowa. Seperti pemberian hibah tanah dan bangunan untuk mendukung pelayanan penyelenggaraan ibadah haji. Hibah itu dianggarkan pada tahun 2025 lalu dan kini kantor pelayanan Haji dan Umrah Gowa ini telah dipergunakan mulai awal 2026 ini.

“Atas nama Pemkab Gowa, kami pun menyatakan rasa syukur yang dalam sebab tahun haji (1447H) kali ini, pemerintah pusat menaikkan kuota haji kami dari yang semula hanya kisaran 517 orang kini menjadi 1.421 orang. Alhamdulillah pemerintah pusat menambahkan kuota kita lebih dari 100 persen, ” terang Husniah.

Bupati Gowa pun mengingatkan para JCH Gowa agar menjaga kesehatan sebagai persiapan menuju tanah suci pada April mendatang.

“Jaga kesehatan, kekompakan serta mengikuti arahan pembimbing dan petugas haji selama menjalankan ibadah. Sebelum berangkat juga demikian, disiplin dan jangan lewatkan setiap manasik yang dilaksanakan. Dalam manasik ini dilakukan bimbingan dan belajar memperbaiki diri, memperkuat keimanan. Jalani proses itu sampai tiba waktunya berangkat berhaji,” pesan Bupati Gowa.

Di hadapan para JCH, Wamenhaj RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan pemerintah terus mendorong sistem kuota haji yang lebih transparan dan berkeadilan, mengingat jumlah waiting list jamaah haji di Indonesia mencapai sekitar 5,6 juta orang, termasuk lebih dari 200 ribu orang di Sulawesi Selatan.

“Dengan prinsip keadilan untuk seluruhnya kita mendorong terus supaya perhitungan kuota itu dilakukan dengan cara yang transparan. Mudah-mudahan dari yang tadinya di Sulsel itu paling lama 48 tahun perhitungan waiting list-nya, sekarang telah berkurang yakni sisa 26 tahun di seluruh Indonesia,” kata Dahnil.

Dahnil pun menaruh harapan besar seluruh JCH Gowa dapat menjalankan ibadah dengan baik dan kembali sebagai haji yang mabrur serta memberi manfaat bagi masyarakat. Wamenhaj menekankan para JCH harus menperhatikan kesiapan fisik.

Sekadar diketahui untuk saat ini jumlah daftar tunggu atau waiting list untuk Kabupaten Gowa masih berada pada kisaran 22.000 orang. Jumlah ini sedikit lebih kurang sebab kuota haji Gowa telah dinaikkan dari tahun lalu hanya 517 orang tahun ini dijatah 1.421 orang. Kenaikannya lebih dari 100 persen. –