GOWA, UJUNGJARI.COM — Jaringan Suara Indonesia (JSI) mencatat reputasi terbaik pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gowa Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin sebagai pemimpin Kabupaten Gowa.
Pasangan pemimpin yang menamai diirnya ‘Hati Damai’ ini ternyata mampu menghadirkan pengakuan masyarakat Kabupaten Gowa dengan kategori puas kinerja ‘Hati Damai’.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terbukti dari hasil survei yang dilakukan JSI pada 440 orang responden terkumpul 80,9 persen masyarakat Gowa yang mengaku puas atas kinerja ‘Hati Damai’. Capaian ini menjadi sangat luar biasa yang membuat Bupati Gowa Husniah Talenrang bersama Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin berbinar saat melakukan ekspose capaian kinerja kedua pemimpin Gowa ini di masa satu tahun kepemimpinannya di Butta Gowa.
Ekspose capaian kinerja ini dilakukan pasangan Hati Damai di Istana Tamalate kompleks Museum Istana Balla Lompoa di Jl KH Wahid Hasyim Sungguminasa pada Jum’at (20/2) petang.
Hampir 3.000 orang masyarakat Gowa perwakilan dari 167 desa dan kelurahan kecamatan, stakeholder, pemuka agama, tokoh masyarakat hadir di Istana Tamalate mendengarkan Bupati Gowa bersama Wakil Bupati Gowa merilis hasil survei JSI tersebut.
Berbagai capaian positif telah dirasakan langsung masyarakat Gowa yang tersebar di 167 desa kelurahan dan 18 kecamatan.

JSI menilai kondisi Kabupaten Gowa semakin membaik. Hal itu dipastikan karena pemerintah kabupaten selalu hadir di tengah masyarakat baik di wilayah dataran rendah maupun dataran tinggi.
“Pemerintahan ini harus benar-benar dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial, keamanan, bahkan hal-hal kecil sekalipun, sebisa mungkin kami hadir di tengah-tengah masyarakat,” papar Husniah Talenrang didampingi Wabup Gowa Darmawangsyah Muin.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh JSI, sebanyak 73,2 persen masyarakat menilai kondisi Kabupaten Gowa semakin baik, 78,4 persen menyatakan kepemimpinan ‘Hati Damai’ berhasil dan 80,9 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Pemkab Gowa.
“Hasil ini menunjukkan bahwa stabilitas daerah terjaga, pelayanan publik membaik dan dinamika sosial berjalan lebih kondusif. Tapi evaluasi bukan untuk berpuas diri namun cermin agar kita terus memperbaiki diri,” kata perempuan pertama yang menjabat Bupati Gowa ini.
Dipaparkan Husniah Talenrang bahwa pada sektor ekonomi, pertumbuhan Kabupaten Gowa tercatat berada di atas rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan maupun nasional. Kondisi ini menunjukkan daya tahan ekonomi daerah yang semakin kuat.
Husniah menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Gowa secara kumulatif hingga Triwulan Ill tahun 2025 mencapai 7,05 persen lebih baik dari pada Sulawesi Selatan yang hanya 5,24 persen dan Indonesia hanya 5,01 persen.
Sedang pada tingkat kemiskinan Gowa juga pada tahun 2024 turun dari 6,86 persen menjadi 6,64 persen tahun 2025 atau menurun sebesar 0,22 persen yang menunjukkan lebih baik dari Sulawesi Selatan dan Indonesia.
Survei pada sektor pembangunan manusia, rata-rata lama sekolah dan umur harapan hidup mengalami peningkatan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gowa kini berada pada kategori tinggi.
Hasil survei juga menunjukkan bahwa sektor pendidikan dan keamanan menjadi aspek yang paling diapresiasi masyarakat, dimana tingkat kepuasan kinerja tertinggi di bidang Pendidikan mencapai 92,5 persen, disusul
keamanan 87,5 persen, pelayanan publik
86,6 persen dan kesehatan 86,4 persen.
Khusus pada Program Gowa Bersama yakni Gowa Bersih menjadi yang paling dikenal, sementara tingkat kepuasan tertinggi tercatat pada program Gowa Cerdas dan Gowa Aman.
“Kedepan prioritas kami berdasarkan hasil survei yaitu Infrastruktur jalan dan drainase, penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan UMKM, pengentasan kemiskinan ekstrem, pemerataan pendidikan dan beasiswa, serta modernisasi sistem persampahan,” kata Bupati Gowa.
Meski selama satu tahun kepemimpinan ‘Hati Damai’ Pemkab Gowa berhasil meraih 20 penghargaan di berbagai bidang, namun menurut Husniah, penghargaan bukan tujuan akhir tapi bentuk pengakuan atas kerja bersama seluruh jajaran pemerintah, DPRD, TNI-Polri serta dukungan masyarakat.
“Hati Damai bukan hanya simbol tagline namun sebuah fondasi kepemimpinan. Kami memiliki niat yang bersih, langkah yang tenang dan keputusan yang adil. Satu tahun telah kita jalani bersama. Hari ini kita melihatnya dengan jernih dan data, dengan kejujuran serta dengan harapan,” tutur Husniah.
Salah satu masyarakat asal Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu bernama Fatmawati mengakui kepemimpinan Husniah Talenrang bersama Darmawangsyah Muin sangat pas.
Menurut Fatmawati, kepemimpinan Hati Damai membawa berbagai perubahan yang baik, salah satunya pada program Gowa Bersih atau Annangkasi.
“Alhamdulillah program ini memotivasi masyarakat untuk selalu ikut menyayangi lingkungannya, dan ini terjadi perubahan yang sangat terlihat,” kata Bupati Gowa. –

