GOWA, UJUNGJARI.COM – Intensitas hujan yang mengguyur deras di waktu tengah malam dalam tiga hari ini cukup tinggi. Akibatnya, sejumlah titik dalam perkotaan terendam banjir.

Tim gabungan baik dari PMI, BPBD serta Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSJP) turun melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir ketinggian 30-50 cm. Tindakan darurat penyelamatan dilakukan di titik banjir di Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, pada Rabu (25/2) kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam evakuasi tersebut, prioritas dilakukan kepada kelompok rentan, para lansia, ibu hamil serta anak-anak. Pada Rabu pagi hingga siang proses evakuasi menggunakan perahu karet dilakukan.

Tim gabungan menyisir seluruh wilayah terdampak untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir maupun yang akses mobilisasinya terputus.

“Kami memprioritaskan evakuasi bagi lansia, ibu hamil dan anak-anak serta kelompok rentan lainnya. Keselamatan warga adalah poin utama dalam operasi hari ini,” kata Mulyadi Mahmud, salah satu staf bidang organisasi markas PMI Gowa.

Penanganan prioritas pada ibu hamil, lansia dan anak-anak dalam evakuasi di salah satu titik banjir di Paccinongang. (foto/ist)

Posko banjir terpusat di kantor Pemerintah Kelurahan Paccinongang. Untuk menjamin penanganan yang terorganisir, tim mengarahkan warga terdampak untuk menuju ke Kantor Kelurahan Paccinongang yang kini telah difungsikan sebagai Posko Penanggulangan Bencana. Di kantor tersebut, bantuan logistik dan pemantauan kesehatan mulai disiagakan.

Selain melakukan evakuasi fisik, tim di lapangan juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai kewaspadaan terhadap banjir susulan. Warga diminta untuk tetap tenang namun waspada serta segera melapor jika kondisi air kembali naik.

Pemerintah setempat mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat jika membutuhkan bantuan segera melalui call center BPBD Gowa (085169999167) dan layanan darurat PMI Gowa (082188392899). –