SOPPENG, UJUNGJARI.COM — Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Merah Putih (APDESI Merah Putih) Sulawesi Selatan, Andi Mappakaya, melakukan kunjungan silaturahmi dengan Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Sabtu malam (14/3/2026).
Kunjungan tersebut turut didampingi sejumlah pengurus DPD APDESI Merah Putih Kabupaten Soppeng yang diketuai A. Wahyu Gunawan, yang juga menjabat Kepala Desa Ganra, bersama beberapa pengurus dan anggota lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris APDESI Merah Putih Soppeng, Sakmawati Rahman, yang juga Kepala Desa Rompegading, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari momentum silaturahmi di bulan suci Ramadan sekaligus memperkenalkan kepengurusan organisasi yang baru terbentuk di Kabupaten Soppeng.
“Pertemuan ini juga menjadi ajang sosialisasi keberadaan APDESI Merah Putih di Soppeng sekaligus memperkenalkan para pengurusnya, karena ini merupakan organisasi pemerintah desa yang kepengurusannya baru terbentuk,” ujar Sakmawati.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua APDESI Merah Putih Sulsel, Andi Mappakaya, menyampaikan sejumlah program yang akan dijalankan organisasi tersebut ke depan.
Ia menegaskan bahwa APDESI Merah Putih hadir untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa dengan pemerintah pusat maupun daerah.
Menurutnya, organisasi ini memiliki visi menjadikan desa bukan hanya sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai subjek yang aktif dalam mendorong perputaran ekonomi nasional.
Sementara itu, Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, dalam kesempatan tersebut juga memaparkan berbagai program pemerintah daerah serta mengajak para kepala desa untuk terus bersinergi dalam membangun Kabupaten Soppeng yang dikenal dengan sebutan Bumi Latemmamala.
Ia juga menyinggung tantangan pembangunan yang dihadapi daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah pusat yang berpotensi mempengaruhi ruang fiskal daerah.
“Sebesar apa pun tantangan yang kita hadapi, apalagi dalam situasi sekarang dengan adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat yang tentu mempengaruhi ruang fiskal daerah, namun dengan kebersamaan antara pemerintah daerah dan pemerintah desa, semua dapat kita atasi. Pembangunan harus tetap berjalan demi masyarakat,” ujar Suwardi.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mendorong pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Soppeng. (Daus)


