PAREPARE, UJUNGJARI.COM — Suporter PSM Makassar diharapkan kembali memadati Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Stadion berkapasitas 8.547 penonton itu telah menjadi markas Pasukan Ramang selama empat tahun terakhir.

Namun, pada kompetisi Super League 2025–2026, jumlah kehadiran suporter di stadion tersebut mengalami penurunan signifikan. Kondisi ini tidak lepas dari performa tim kebanggaan masyarakat Sulsel yang dinilai masih inkonsisten sepanjang musim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain faktor performa, jarak tempuh yang cukup jauh juga menjadi kendala utama. Stadion yang terletak di Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki itu berjarak sekitar 150 kilometer dari Kota Makassar yang merupakan basis utama suporter.

Perjalanan darat yang memakan waktu sekitar tiga jam turut memengaruhi minat kehadiran langsung di stadion.

Tak hanya itu, faktor biaya juga menjadi pertimbangan. Suporter tidak hanya harus membeli tiket pertandingan, tetapi juga menanggung biaya konsumsi dan bahan bakar minyak (BBM) selama perjalanan.

Akibatnya, dari total 12 laga kandang PSM musim ini, hanya tercatat 34.619 penonton yang hadir. Jika dirata-ratakan, setiap pertandingan hanya dihadiri sekitar 2.885 penonton.

Dengan angka tersebut, PSM Makassar berada di peringkat ke-12 dari 18 klub dalam hal jumlah kehadiran suporter.

Klub berusia 111 tahun itu bahkan kalah dari sejumlah tim lain seperti Bhayangkara Lampung FC, PSIM Yogyakarta, Persijap Jepara, hingga Persita Tangerang.

Atmosfer Stadion BJ Habibie pun diharapkan kembali bergemuruh saat PSM Makassar menjamu Persis Solo pada pekan ke-26 Super League.

Duel dua tim lawas sepak bola Indonesia tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026, pukul 16.30 WITA.

Dukungan penuh dari suporter diharapkan mampu menjadi suntikan semangat bagi PSM Makassar untuk kembali ke jalur kemenangan.  (**)