MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Nama Plt Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Dr Farida Patittingi, SH, M.Hum dicatut oknum tidak bertanggung jawab untuk menipu calon korban.
Modusnya mengedit flyer program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekert) yang menjadi salah satu persyaratan sertifikasi dosen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaku mengedit gambar dan nama Plt Rektor UNM. Namanya berubah menjadi Prof dr Faridah, SH, M.Hum (bukan Prof Dr Farida Patittingi). Di bagian atas flyer tertera kalimat: sistem terima beres tanpa pelatihan. Pendaftaran dibuka 25 Maret 2026.
Fotonya juga diedit. Jas almamater yang mestinya berwarna orange diganti dengan jas berwarna merah. Selain itu pelaku juga meminta biaya diklat sebesar Rp1,8 juta melalui scan barcode.
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Peningkatan Pembelajaran (LP2MP) UNM Makasar, Dr Ismarli Muis menegaskan flyer itu hoaks dan murni penipuan.
Ismarli menegaskan program Pekerti di UNM tidak ada yang instant. Semuanya melalui pelatihan baik secara online maupun offline.
“Ini penipuan. Tidak ada program pekerti langsung beres. Semua lewat pelatihan. Pembayarannya juga melalui rekening kampus,” kata Ismarli.
Ismarli menegaskan program Pekerti di UNM saat ini belum terjadwal. Sesi terbaru sudah selesai 16 Maret lalu.
“Pekerti batch berikutnya belum terjadwal. Jadi kalau ada yang membuka pendaftaran 25 Maret ini, tentu hoaks,” katanya.
Pakar psikologi ini menambahkan pihaknya sudah mengidentifikasi oknum yang diduga mencatut nama Plt Rektor UNM dan melakukan upaya penipuan itu.
Dikonfirmasi terpisah, Plt Rektor UNM, Prof Farida Patittingi menyesalkan adanya oknum yang mencatut namanya dan melakukan penipuan. Ia menegaskan program Pekerti di UNM dilakukan sesuai standar melalui pelatihan.

