JAKARTA, UJUNGJARI.COM – John Herdman mengawali kiprahnya bersama Timnas Indonesia dengan hasil sempurna usai menang telak 4-0 atas Saint Kitts & Nevis dalam laga FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (26/3/2026).
Meski puas dengan hasil tersebut, pelatih asal Inggris itu menegaskan skuad Garuda masih memiliki banyak pekerjaan rumah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Empat gol kemenangan Indonesia dicetak Beckham Putra yang memborong dua gol di babak pertama, lalu disusul tambahan dari Ole Romeny dan Mauro Zijlstra selepas jeda.
Kemenangan ini menjadi start ideal bagi Herdman yang baru ditunjuk menggantikan Patrick Kluivert pada awal Januari lalu.
Dengan waktu persiapan yang sangat singkat, eks pelatih Timnas Kanada itu tetap mampu membawa Indonesia tampil efektif dan disiplin.
“Kami memasang target mencetak empat gol dan tidak kebobolan. Jadi hal terpenting hari ini adalah meraih kemenangan dan berkesempatan menghadapi Bulgaria, yang akan menjadi ujian besar bagi kami,” ujar Herdman usai pertandingan.
Ia juga menyoroti pentingnya rotasi pemain dan kesempatan yang diberikan kepada para pemain lokal untuk menunjukkan kualitasnya.
“Kami memiliki banyak pemain dengan menit bermain yang bagus. Kesempatan untuk 23 pemain sangat penting. Para pemain lokal mendapat kesempatan, membuat kemajuan, dan mencetak dua gol. Itu brilian, saya ikut senang untuk Beckham,” katanya.
Herdman menilai keberhasilan menjaga gawang tetap steril menjadi bukti disiplin tim mulai terbentuk, meski ia mengakui chemistry permainan masih perlu diasah.
“Secara umum, ketika Anda tidak kebobolan, itu menunjukkan level disiplin dan fokus. Empat gol hadir dari transisi yang bagus, ada sejumlah momen positif untuk kami, tapi masih banyak yang perlu diperbaiki. Kami baru bersama sekitar dua sampai tiga hari, jadi masih banyak pekerjaan rumah, tapi saya senang malam ini,” lanjutnya.
Selanjutnya, Indonesia akan kembali bermain di venue yang sama pada 30 Maret 2026 menghadapi Bulgaria, yang sebelumnya tampil ganas setelah membantai Kepulauan Solomon 10-2.
Menurut Herdman, laga kontra Bulgaria akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Garuda.
“Menurut saya Bulgaria adalah tim kuat dengan gaya permainan dan disiplin ala Eropa. Mereka tampil tanpa kompromi hari ini. Kami sama-sama punya kesempatan menguji pemain dan hanya memiliki dua hari untuk bersiap, jadi laga nanti pasti akan sangat menarik,” jelasnya.
Laga melawan Bulgaria diprediksi menjadi panggung penting untuk mengukur sejauh mana perkembangan Timnas Indonesia di bawah sentuhan baru Herdman, sekaligus menjadi tes mental dan taktik menghadapi lawan dengan karakter sepak bola Eropa. (Ary)


