MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Kecamatan Tamalanrea bakal dikukuhkan sebagai Kampung Siaga Bencana (KSB).

Pengukuhan akan dilaksanakan Senin (13/4) di Kawasan MNEK, Pantai Losari Makassar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menjelaskan kehadiran KSB terbukti memperkuat kesiapsiagaan bencana di wilayah rawan.

Melalui program Kampung Siaga Bencana (KSB), Dinsos Makassar terus berupaya memperluas jangkauan perlindungan masyarakat, meski menghadapi berbagai keterbatasan.

Dalam keterangannya, Andi Bukti Djufrie mengungkapkan bahwa pihaknya sempat mengusulkan dua lokasi baru untuk pembentukan KSB. Namun, dari usulan tersebut, hanya satu yang disetujui.

“Kita mengusulkan dua kecamatan, tetapi yang disetujui satu. Setelah kita telusuri, ternyata ada jeda dua tahun baru bisa mendapatkan lagi. Tapi saya tetap ngotot, akhirnya diberikan satu,” ujarnya.

Ditetapkannya Kecamatan Tamalanrea sebagai KSB karena dinilai sebagai salah satu wilayah rawan bencana, khususnya banjir.

Sementara itu, dua KSB sebelumnya yang telah terbentuk berada di wilayah Manggala dan Beringin Kanaya. Kedua lokasi tersebut dinilai telah menunjukkan kinerja yang sangat positif dalam penanganan bencana.

“Contohnya saat terjadi banjir di Manggala, yang pertama bergerak melakukan penanganan adalah teman-teman KSB. Karena mereka berasal dari wilayah itu, jadi mereka lebih cepat bertindak sebelum bantuan datang,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan KSB sangat membantu pemerintah dalam merespons bencana secara cepat dan tepat. Dengan anggota yang berasal dari masyarakat setempat, KSB mampu menjadi garda terdepan dalam penanganan darurat.

Andi Bukti Djufrie juga menegaskan bahwa idealnya setiap wilayah rawan bencana di Makassar memiliki KSB. l

Ia menyebut beberapa daerah lain seperti Panakkukang dan Tamalate juga memiliki potensi kerawanan banjir yang cukup tinggi.

“Kita lihat daerah mana yang rawan banjir, itu yang kita prioritaskan. Tahun depan kita akan coba usulkan lagi agar bisa menjangkau wilayah lain,” tambahnya.

Ia berharap ke depan, program KSB dapat terus berkembang dan mendapatkan dukungan lebih luas, sehingga masyarakat Makassar semakin siap menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu. (rhm)