MAKKAH, UJUNGJARI.COM – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengoptimalkan ruang kendali transportasi berbasis digital selama musim haji 1447 H/2026 M.

Layanan ini beroperasi selama 24 jam penuh guna memastikan keamanan dan kelancaran mobilisasi jemaah haji Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sistem pengawasan tersebut dirancang khusus untuk memantau armada bus yang melayani perjalanan jemaah dari Madinah menuju Makkah maupun sebaliknya.

Dengan dukungan teknologi digital, petugas dapat memantau posisi setiap bus secara presisi dan real time.

Pengawasan dilakukan secara ketat untuk memastikan seluruh layanan transportasi berjalan optimal hingga jemaah tiba di pemondokan.

Di Kantor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja (Daker) Makkah, petugas bekerja di ruang kendali berukuran 6×4 meter yang dilengkapi lima layar monitor besar guna memantau ratusan armada bus.

Kepala Seksi Transportasi Daker Makkah Moh Afifuddin Zuhri mengatakan, teknologi GPS yang terintegrasi menjadi fondasi utama dalam sistem pemantauan perjalanan jemaah haji.

“Digitalisasi layanan transportasi ini menjadi kunci agar pelayanan bisa maksimal dan memastikan kondisi jamaah calon haji aman selama perjalanan,” ujar Afifuddin di Makkah, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, estimasi jadwal perjalanan armada kerap bersifat dinamis karena perbedaan kecepatan kendaraan di lapangan.

Karena itu, fitur pelacakan otomatis sangat membantu petugas mengetahui titik pasti armada sekaligus memitigasi berbagai kendala selama perjalanan.

Selain memantau posisi bus, sistem digital tersebut juga memungkinkan petugas merespons cepat apabila terjadi hambatan di jalan, termasuk saat armada menjalani pemeriksaan oleh otoritas keamanan Arab Saudi.

Optimalisasi ruang kendali digital ini menjadi bagian dari transformasi layanan haji yang dilakukan PPIH Arab Saudi untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi pelayanan transportasi bagi jemaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci.  (**)