SOLO, UJUNGJARI.COM – Persis Solo dipastikan terdegradasi dari kompetisi BRI Super League 2025/2026 meski menutup musim dengan kemenangan 3-1 atas Persita Tangerang pada pekan ke-34 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (23/5/2026).

Hasil tersebut tak cukup menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari zona degradasi. Persis mengakhiri musim di peringkat ke-16 klasemen dengan koleksi 34 poin dan menyusul Semen Padang serta PSBS Biak yang lebih dulu dipastikan turun kasta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hasil pahit itu, Direktur PT Persis Solo Saestu, Ginda Ferachtriawan, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pendukung Persis.

“Hari ini adalah hari yang berat bagi kita semua. Sebagai Direktur, saya berdiri di sini dengan penyesalan mendalam dan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh suporter yang telah memberikan segalanya untuk tim ini,” ujar Ginda dalam keterangan resmi, Minggu (24/5/2026).

Ia mengakui, kegagalan mempertahankan Persis di kasta tertinggi menjadi pukulan besar bagi klub maupun para suporter yang selama ini setia mendukung tim kebanggaan Kota Solo tersebut.

“Saya menyadari bahwa kekecewaan kalian adalah cerminan dari kegagalan kami dalam memenuhi ekspektasi dan menjaga kebanggaan kota ini,” lanjutnya.

Ginda juga meminta para pendukung menjadikan kekecewaan ini sebagai motivasi untuk bangkit dan kembali membawa Persis ke level tertinggi sepak bola Indonesia.

“Saya tidak meminta kalian untuk melupakan rasa sakit ini. Simpanlah dan jadikan itu bahan bakar bagi kita semua untuk kembali ke tempat yang seharusnya,” katanya.

Menurutnya, loyalitas suporter selama ini tidak pernah diragukan. Ia meyakini momen sulit ini justru bisa menjadi titik awal memperkuat kebersamaan seluruh elemen klub.

Selain itu, manajemen memastikan akan melakukan evaluasi besar-besaran sebagai langkah pembenahan menghadapi musim mendatang.

Pada laga terakhir musim ini, Persis tampil meyakinkan dengan menundukkan Persita 3-1 lewat gol Jefferson de Souza pada menit ke-43 dan Miroslav Maricic menit ke-73. Sementara gol balasan Persita dicetak Pablo Ganet pada menit ke-90.

Namun di pertandingan lain, Madura United sukses mengalahkan PSM Makassar 2-0 melalui dua gol Junior Brandao pada menit ke-42 dan 54.

Kemenangan tersebut membuat Madura United naik ke posisi ke-14 dengan 35 poin sekaligus memastikan bertahan di kasta tertinggi.

Persis sebenarnya memiliki poin yang sama dengan PSM Makassar, yakni 34 poin. Namun, Juku Eja unggul head-to-head atas Laskar Sambernyawa sehingga berhak bertahan di BRI Super League musim depan.  (**)