TEHERAN, UJUNGJARI.COM – Timnas Iran resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Turnamen kali ini menjadi penampilan ketujuh Team Melli di putaran final Piala Dunia, sekaligus peluang besar untuk mengakhiri penantian panjang menembus fase gugur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski menjadi salah satu kekuatan sepak bola paling konsisten di Asia, Iran belum pernah melampaui fase grup dalam enam partisipasi sebelumnya. Dari total 18 pertandingan yang telah dijalani di ajang empat tahunan tersebut, mereka hanya mampu mengoleksi tiga kemenangan.
Pelatih Amir Ghalenoei mengumumkan skuad final pada Senin (1/6/2026) dengan memadukan pemain senior berpengalaman dan sejumlah talenta baru yang tengah berkembang.
Kapten tim Alireza Jahanbakhsh masih menjadi salah satu andalan utama. Winger berusia 32 tahun yang kini memperkuat Dender itu telah mengoleksi 98 penampilan dan 17 gol bersama Timnas Iran.
Selain Jahanbakhsh, Iran juga mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman seperti kiper Alireza Beiranvand, bek Milad Mohammadi, gelandang Saeid Ezatolahi, serta striker tajam Mehdi Taremi yang diharapkan menjadi tumpuan lini depan Team Melli.
Sorotan juga tertuju kepada Ehsan Hajsafi. Pemain serbabisa yang mampu bermain sebagai bek maupun gelandang itu kini semakin dekat dengan rekor penampilan terbanyak sepanjang sejarah Timnas Iran.
Hajsafi hanya membutuhkan empat laga lagi untuk menyamai catatan 149 caps milik legenda Iran, Javad Nekounam.
Lolos Meyakinkan dari Jalur Kualifikasi
Iran datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal impresif setelah tampil konsisten sepanjang babak kualifikasi zona Asia.
Pada putaran kedua, Team Melli keluar sebagai juara grup yang dihuni Uzbekistan, Turkmenistan, dan Hong Kong. Mereka mencatatkan empat kemenangan dan dua hasil imbang, seluruh hasil seri tersebut terjadi saat menghadapi Uzbekistan.
Persaingan dengan Uzbekistan kembali berlanjut di putaran ketiga. Iran tergabung bersama Uzbekistan, Uni Emirat Arab, Qatar, Kirgizstan, dan Korea Utara.
Pasukan Amir Ghalenoei membuka putaran ketiga dengan dua kemenangan beruntun sebelum kembali bermain imbang melawan Uzbekistan. Setelah itu, Iran tampil dominan dengan meraih empat kemenangan berturut-turut dan kokoh di puncak klasemen.
Momen penentuan terjadi pada 25 Maret 2025 ketika Iran menjamu Uzbekistan. Hasil imbang 2-2 sudah cukup untuk memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 meski masih menyisakan dua pertandingan.
Walau sempat kalah saat bertandang ke Qatar, Iran menutup kualifikasi dengan kemenangan atas Korea Utara dan finis sebagai juara grup, unggul dua poin dari Uzbekistan.
Tantangan Berat di Grup G
Di putaran final nanti, Iran tergabung di Grup G dan bertekad mencetak sejarah baru.
Team Melli akan mengawali perjuangan pada 15 Juni 2026 menghadapi Selandia Baru di Inglewood, California. Enam hari berselang, mereka kembali bermain di stadion yang sama untuk laga kedua fase grup.
Ujian terbesar diperkirakan datang pada pertandingan terakhir grup saat Iran menghadapi Mesir di Seattle, Washington, pada 26 Juni 2026.
Dengan format baru yang meloloskan dua tim teratas grup serta delapan peringkat ketiga terbaik ke fase gugur, peluang Iran untuk mencatat sejarah lolos ke babak berikutnya terbuka lebih lebar dibanding edisi-edisi sebelumnya.
Kini, harapan jutaan pendukung Team Melli tertuju pada generasi yang dipimpin Alireza Jahanbakhsh dan Mehdi Taremi untuk membawa Iran melangkah lebih jauh dari sekadar fase grup dan menorehkan prestasi terbaik sepanjang sejarah mereka di Piala Dunia 2026. Sumber: Heavy


