MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Penantian panjang selama dua tahun akhirnya berbuah manis bagi 167 pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.
Mereka resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah mengikuti prosesi pengambilan sumpah dan janji PNS Formasi Tahun 2024 yang digelar di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (3/6).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prosesi yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pengangkatan sebagai PNS bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam mengabdi kepada masyarakat.
Menurutnya, momen pengambilan sumpah dan janji PNS merupakan tonggak penting yang akan menentukan arah karier setiap aparatur sipil negara di masa depan.
Karena itu, para ASN baru diminta memahami betul fungsi utama mereka sebagai pelayan publik yang bertugas menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Menjadi ASN membutuhkan komitmen, kerja keras, dan kesungguhan. Jika ada yang berpikir menjadi ASN untuk bersantai, maka ini bukan tempatnya. Semua kinerja akan diukur dan dinilai berdasarkan dampaknya kepada masyarakat,” tegas Munafri.
Ia mengingatkan, status baru sebagai PNS membawa perubahan besar, mulai dari hak yang diterima hingga tanggung jawab yang semakin besar. Namun, perubahan tersebut harus diiringi dengan peningkatan kualitas diri dan etos kerja yang lebih baik dari hari ke hari.
Munafri juga menekankan bahwa dunia birokrasi saat ini berkembang sangat cepat. Karena itu, ASN dituntut untuk terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab tantangan zaman.
“Di pemerintahan tidak ada ruang untuk berhenti belajar. Dibutuhkan orang-orang yang serius, fokus, dan memiliki visi yang jelas tentang masa depannya,” ujar lelaki yang akrab disapa Appi.
Pada kesempatan itu, Appi sambil berseloroh mengingatkan kepada PNS yang baru saja dilantik untuk tidak terlalu cepat ‘menggadai kan’ SK PNS-nya untuk mendapat kredit di bank.
“SK-nya jangan terlalu cepat dikasih sekolah. Supaya bisa dilihat-lihat. Jangan sampai tidak pernah ketemu sampai pensiun. SK-nya disimpan baik-baik,” beber Appi sambil berseloroh.
Ia turut memotivasi para ASN baru agar memiliki target karier yang terukur. Menurutnya, seluruh pejabat yang saat ini menduduki posisi strategis juga memulai perjalanan dari level terbawah sebelum akhirnya mendapatkan kepercayaan mengemban jabatan yang lebih tinggi.
Ia menegaskan bahwa sistem birokrasi dibangun berdasarkan kompetensi dan proses yang terukur untuk menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat.
Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas terhadap sumpah dan janji yang telah diucapkan. Ia menegaskan bahwa setiap ASN memiliki hak dan kewajiban yang harus dijalankan secara seimbang.
Menutup sambutannya, Munafri mendorong para PNS yang baru dilantik untuk terus berinovasi, menguasai teknologi, memperluas wawasan, termasuk mempelajari bahasa asing dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Semua memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Tinggal siapa yang lebih siap, lebih fokus, dan lebih serius dalam memanfaatkan peluang yang ada,” katanya.
Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut menjadi langkah awal bagi 167 PNS baru untuk mengemban amanah sebagai pelayan masyarakat sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas di Kota Makassar. (rhm)

