MALILI,UJUNGJARI.COM–Penggiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah di Luwu Timur binaan PKK Lutim menerima bantuan dari Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel. Total bantuan yang diterima mencapai Rp175 juta.
Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Naoemi Ocatarina pada perayaan puncak Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur di Lapangan Pendidikan Malili, Senin (8/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan diterima langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan. Bantuan itu dimaksudkan untuk mendukung pengembangan UMKM dan IKM di Kabupaten Luwu Timur.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi dua unit mesin jahit, lima unit mesin jahit obras, enam unit mesin pendingin atau freezer, serta 11.565 lembar bahan kemasan produk yang akan membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.
Selain itu, bantuan juga mencakup dua unit oven gas, lima unit mesin pembuat kopi, enam unit alat press penutup gelas, dua unit mesin penyegel plastik, dan satu unit gerobak dorong untuk mendukung berbagai jenis usaha produktif masyarakat.
Tak hanya berupa peralatan produksi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga memberikan dukungan dalam aspek legalitas usaha melalui sertifikasi halal. Sebanyak dua pelaku IKM menerima Sertifikasi Halal Reguler, sementara 40 pelaku IKM lainnya mendapatkan Sertifikasi Halal Self-Declare.
Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, menyambut baik bantuan tersebut dan berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha dalam meningkatkan produktivitas, kualitas produk, serta memperluas akses pasar.
Bantuan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan IKM sebagai sektor yang memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi rakyat dari tingkat bawah.
Dengan dukungan sarana produksi, kemasan produk yang lebih baik, hingga sertifikasi halal, para pelaku usaha diharapkan semakin mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas.
Ia menambahkan momentum Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur pun menjadi semakin bermakna dengan hadirnya berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, TP PKK Provinsi, TP PKK Kabupaten, dan para pelaku usaha, diharapkan ketahanan ekonomi masyarakat Luwu Timur semakin kuat, maju, dan sejahtera.
“Insya Allah, sektor UMKM dan IKM yang menjadi salah satu penggerak utama ekonomi kerakyatan akan semakin berkembang, sehingga mampu mendorong kesejahteraan masyarakat Luwu Timur secara berkelanjutan,” harap anggota DPRD Sulsel itu.

