SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, H. Apdal, S.Ag., M.M., memiliki cara tersendiri dalam menyosialisasikan program-program Kementerian Agama sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

Salah satunya dengan memanfaatkan warung kopi (warkop) sebagai ruang silaturahmi dan diskusi santai bersama berbagai kalangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pejabat yang dikenal rendah hati dan dekat dengan masyarakat itu kerap menghabiskan waktu senggangnya di sejumlah warkop di Kabupaten Soppeng.

Selain menikmati secangkir kopi, Apdal juga memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog ringan dengan warga dari berbagai latar belakang profesi dan usia.

Seperti yang terlihat pada Minggu (8/6/2026), Apdal tampak berbincang santai bersama sejumlah warga di salah satu warkop di kawasan Jalan Kesatria, Soppeng. Suasana penuh keakraban terlihat mewarnai pertemuan tersebut, dengan berbagai topik yang dibahas mulai dari program Kementerian Agama hingga persoalan keseharian masyarakat.

Meski menyandang jabatan sebagai kepala kantor, Apdal dikenal supel dalam bergaul dan tidak membatasi diri dalam berinteraksi dengan siapa pun.

Baginya, warkop bukan hanya tempat menikmati kopi, tetapi juga menjadi ruang komunikasi yang efektif untuk mendengar aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan informasi secara langsung.

“Ngumpul di warkop bukan karena nikmatnya kopi, tapi indahnya kebersamaan. Di sini berbagai latar belakang dan status bisa menyatu dalam satu komunitas,” ujar Apdal.

Menurutnya, pendekatan informal melalui diskusi ala warkop menjadi salah satu cara efektif untuk menjelaskan berbagai kebijakan dan program Kementerian Agama dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.

Dengan suasana yang santai dan tanpa sekat, pesan-pesan yang disampaikan lebih mudah diterima.

Selain menjadi sarana sosialisasi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah memperkuat silaturahmi dan membangun komunikasi yang harmonis antara Kementerian Agama dengan masyarakat.

Bagi Apdal, menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat merupakan bagian penting dari pelayanan publik.

Karena itu, ia terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam forum resmi, tetapi juga melalui ruang-ruang sederhana seperti warkop yang mampu mempertemukan banyak kalangan dalam suasana penuh kekeluargaan.

Kehadiran Apdal di komunitas warkop pun mendapat apresiasi dari warga. Selain dinilai dekat dengan masyarakat, cara komunikasinya yang santai dan terbuka dianggap mampu menjembatani berbagai informasi dan memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Soppeng.  (Daus)