GOWA, UJUNGJARI.COM — Kasat Binmas Polres Gowa AKP Alhabsi mengatakan program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang selama ini dikembangkan oleh Polres Gowa akan mampu memotivasi dan membangun kesadaran masyarakat luas untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya.

Cara ini kata AKP Alhabsi tentu akan membuat sejahtera masyarakat jika mau menjadikan lahan di tempat tinggalnya produktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahan pekarangan bisa ditanami berbagai tanaman yang bisa menunjang kebutuhan pangan sehari-hari.

Penjelasan detil tentang pemanfaatan lahan menjadi produktif ini menjadi bagian dari ekspose yang dilakukan Kasat Binmas Polres Gowa di hadapan tim penilai lomba P2B Polda Sulsel.

Lomba ini digelar Polda dan dibuka resmi oleh Direktur Binmas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Anang Triarsono diikuti jajaran Binmas Polres se Sulsel pada Selasa (9/6).

Program P2B yang kemudian dilombakan di tingkat Binmas Polres jajaran Polda Sulsel diharapkan Kombes Pol Anang Triarsono sebagai upaya pengembangan partisipasi dan pemberdayaan kepada masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Sulawesi Selatan.

Di hadapan tim juri, AKP Alhabsi mempresentasikan berbagai upaya dan inovasi yang telah dilakukan Polres Gowa dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan yang produktif dan bernilai gizi bagi masyarakat.

Paparan yang disampaikan mencakup konsep pelaksanaan program, keterlibatan masyarakat, hingga manfaat yang dirasakan dalam mendukung ketersediaan pangan sehat dan bergizi.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Polri dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program P2B ini tidak hanya berfokus pada hasil produksi pangan tapi juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia guna memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri.

“Melalui program P2B ini, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih produktif dalam memanfaatkan pekarangan yang dimiliki sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan yang sehat, bergizi dan berkelanjutan,” papar AKP Alhabsi.

Penilaian yang dilakukan oleh tim juri menjadi bagian dari upaya evaluasi dan apresiasi terhadap satuan kewilayahan yang berhasil menghadirkan inovasi terbaik dalam mendukung program ketahanan pangan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan program P2B dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di wilayah Sulawesi Selatan. –