SINJAI, UJUNGJARI.COM–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berwawasan lingkungan. Langkah ini dibuktikan melalui peninjauan langsung yang dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Sinjai, Andi Jusman, bersama sejumlah anggota dewan di pabrik pengolahan porang yang berlokasi di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara.

Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan responsif yang dijalankan oleh legislatif. Fokus utama DPRD Sinjai adalah memastikan operasional industri skala besar tetap mematuhi regulasi lingkungan hidup serta menjaga kualitas infrastruktur fasilitas umum di sekitar area operasional pabrik demi kenyamanan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam peninjauan tersebut, rombongan legislator Sinjai melihat langsung infrastruktur pengelolaan limbah cair milik perusahaan yang terdiri dari empat titik penampungan. Pihak manajemen menjelaskan bahwa sistem tersebut dirancang terintegrasi dengan fasilitas daur ulang air guna menepis kekhawatiran masyarakat terkait isu pencemaran lingkungan.

“Kami melihat langsung kondisi di lapangan dan mendapatkan penjelasan dari pihak manajemen. Terkait limbah, perusahaan menunjukkan sistem yang telah disiapkan, termasuk adanya empat titik penampungan limbah air dan pembangunan fasilitas pengolahan air yang nantinya akan digunakan kembali untuk proses pencucian porang,” ujar Andi Jusman.

Meskipun sistem penanganan limbah telah tersedia, DPRD Sinjai menegaskan tidak akan mengendurkan fungsi pengawasan berkala. Bagi lembaga legislatif, keberadaan industri harus berjalan beriringan dengan kelestarian ekosistem dan tidak boleh mengorbankan kepentingan warga sekitar.

“Kita ingin investasi ini berjalan dengan baik, tetapi aspek lingkungan juga harus menjadi perhatian utama. Karena itu, pengelolaan limbah harus dilakukan secara benar dan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Selain masalah ekologis, perhatian dewan juga tertuju pada perbaikan Jalan Halim Perdanakusuma yang mengalami kerusakan akibat mobilitas kendaraan berat. DPRD Sinjai mendorong pihak perusahaan untuk segera merealisasikan komitmen perbaikan jalan tersebut secara permanen begitu kondisi cuaca mulai membaik.

Secara makro, DPRD Sinjai memandang kehadiran industri pengolahan porang ini sebagai lompatan besar bagi hilirisasi sektor pertanian daerah. Keberadaan pabrik ini dinilai strategis untuk mendongkrak nilai jual komoditas lokal sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Sinjai.

“Kehadiran pabrik porang ini sangat baik bagi perekonomian Sinjai. Yang penting adalah bagaimana perusahaan dapat beroperasi dengan memperhatikan lingkungan, masyarakat sekitar, dan seluruh aturan yang berlaku sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh daerah,” katanya.

DPRD Sinjai berkomitmen untuk terus menjadi jembatan yang komunikatif antara pihak investor, pemerintah daerah, dan masyarakat. Pengawasan ketat namun solutif akan terus dijalankan agar setiap investasi yang masuk ke Kabupaten Sinjai mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan dan menyejahterakan daerah. (ADV)