MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Kota Makassar bersiap menjadi pusat perhatian dunia internasional melalui gelaran International Gathering Summit (IGS) 2026 yang akan berlangsung pada 23–25 Juni mendatang.
Ajang ini diproyeksikan menjadi ruang strategis untuk mempertemukan investor, delegasi asing, pelaku usaha, hingga UMKM berorientasi ekspor dalam satu forum bisnis berskala global.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar, Mario Said, mengungkapkan bahwa antusiasme negara-negara sahabat untuk menghadiri kegiatan tersebut cukup tinggi.
Menurutnya, hingga saat ini tercatat sebanyak 29 negara telah memberikan konfirmasi, dengan 19 negara di antaranya dipastikan hadir secara langsung dalam rangkaian kegiatan IGS.
“Untuk tamu-tamu dari luar negeri, yang sudah terkonfirmasi ada 29 negara. Dari jumlah itu, 19 negara telah memastikan kehadirannya,” ujar Mario usai melaporkan perkembangan persiapan IGS kepada Wali Kota Makassar, Senin (15/6/2026).
Selain delegasi internasional, panitia juga menyiapkan sekitar 180 hingga 200 undangan yang akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, investor, hingga komunitas bisnis.
Salah satu agenda utama IGS adalah Business Forum yang akan digelar pada 24 Juni 2026 di Hotel Rinra Makassar. Forum ini menjadi wadah pertemuan antara investor dan pelaku usaha lokal untuk menjajaki peluang kerja sama dan investasi.
Mario menjelaskan, berbagai potensi usaha unggulan dari Kota Makassar dan daerah sekitar akan diperkenalkan kepada para tamu mancanegara. Tidak hanya sektor usaha besar, UMKM yang telah berhasil menembus pasar ekspor juga akan mendapatkan panggung khusus.
“Ada sekitar 20 profil usaha yang akan ditampilkan. Tidak hanya dari Makassar, tetapi juga ada beberapa dari daerah tetangga. Semua profil usaha tersebut sudah kami siapkan dan telah dikirim ke Kementerian Luar Negeri untuk diteruskan kepada negara-negara yang akan hadir,” jelasnya.
Langkah tersebut dilakukan lebih awal agar para delegasi asing dapat mempelajari peluang investasi yang tersedia sebelum datang ke Makassar.
“Harapannya, sebelum kegiatan berlangsung sudah ada ketertarikan dari negara-negara peserta sehingga nantinya bisa berlanjut pada pembahasan kerja sama yang lebih konkret,” tambah Mario.
Dalam forum bisnis nanti, panitia akan melibatkan pelaku usaha dari berbagai sektor, termasuk UMKM yang telah melakukan ekspor ke luar negeri serta perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam perdagangan internasional.
Dengan kehadiran puluhan negara dan ratusan peserta dari berbagai kalangan, IGS 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi investasi, tetapi juga memperkuat posisi Makassar sebagai gerbang perdagangan dan bisnis kawasan timur Indonesia. (rhm)

