MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri Makassar, H. Syafruddin, S.Pd., M.Pd., menegaskan kabar yang menyebut adanya kepala sekolah SMA maupun SMK yang mengundurkan diri tidak benar.
Menurut Syafruddin, hingga saat ini seluruh kepala SMA dan SMK di Makassar masih aktif menjalankan tugasnya, termasuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut, di Kota Makassar terdapat 25 SMA Negeri dan 10 SMK Negeri. Seluruh kepala sekolah pada satuan pendidikan tersebut masih menjalankan tugas dan tanggung jawabnya seperti biasa.
“Tidak ada kepala sekolah yang mengundurkan diri. Semua kepala sekolah SMA di Makassar, termasuk SMK, masih aktif menjalankan tugasnya,” tegas Syafruddin, Selasa (16/6/2026).
Ia menilai isu mengenai pengunduran diri kepala sekolah tidak memiliki dasar yang jelas. Bahkan, menurutnya, jika benar terjadi pengunduran diri secara massal, maka berpotensi mengganggu jalannya SPMB yang saat ini sedang berlangsung.
“Kalau kami semua mundur, tentu rawan dan bisa mengganggu pelaksanaan SPMB. Jadi saya tegaskan, tidak ada kepala sekolah yang mengundurkan diri, satu pun tidak ada,” ujarnya.
Syafruddin juga menyebut informasi yang diterimanya menunjukkan tidak ada kepala SMA maupun SMK di daerah lain di Sulawesi Selatan yang mengundurkan diri.
“Setahu saya, di seluruh daerah di Sulsel juga tidak ada kepala SMA dan SMK yang mundur. Kami juga heran kenapa ada berita seperti itu,” katanya.
Menurutnya, seluruh temuan yang dipersoalkan telah diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Semua sudah ditindaklanjuti. Temuan-temuan itu sudah clear, sudah aman. DPRD juga sudah RDPkan ini,” pungkasnya. (drw)

