MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Ilham Arief Sirajuddin (IAS) resmi terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulsel yang digelar di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/7/2026) malam.
IAS ditetapkan secara aklamasi setelah menjadi calon tunggal yang memenuhi seluruh persyaratan pencalonan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penetapan dilakukan melalui sidang Musda yang dipimpin perwakilan DPP Partai Golkar, Mustafa Raja, sekitar pukul 22.00 Wita.
Dalam sidang tersebut, Mustafa Raja membacakan keputusan yang menetapkan Ilham Arief Sirajuddin sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel terpilih sekaligus Ketua Formatur untuk menyusun kepengurusan baru DPD I Golkar Sulsel.
“Menetapkan Ilham Arief Sirajuddin sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel terpilih sekaligus ketua formatur untuk menyusun kepengurusan,” ujar Mustafa Raja saat membacakan keputusan sidang.
Keputusan tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta Musda yang memadati ruang sidang. Penetapan secara aklamasi menandai berakhirnya seluruh tahapan pemilihan Ketua DPD I Golkar Sulsel dalam Musda XI.
Usai penetapan, pimpinan sidang langsung membentuk tim formatur yang bertugas menyusun struktur kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulsel untuk periode mendatang.
Tim formatur terdiri atas lima orang, yakni perwakilan DPP Partai Golkar, Ketua DPD I Golkar Sulsel terpilih Ilham Arief Sirajuddin, dua perwakilan DPD II Partai Golkar dari Kabupaten Luwu dan Kabupaten Bone, serta satu perwakilan organisasi sayap Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).
Rangkaian sidang kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyerahan pataka Partai Golkar kepada IAS sebagai simbol estafet kepemimpinan organisasi. Bendera partai diserahkan langsung oleh Mustafa Raja di hadapan seluruh peserta Musda.
Dengan terpilihnya secara aklamasi, IAS kini mengemban amanah untuk memimpin Partai Golkar Sulawesi Selatan sekaligus menyusun kepengurusan baru yang akan menjalankan roda organisasi dan mempersiapkan agenda politik partai di tingkat provinsi. (**)

