SIDRAP, UJUNGJARI.COM– Pemerintah Sidrap terus bergerak cepat mengantisipasi dampak musim kemarau dan fenomena El Niño yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah. 
Di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif, seluruh armada pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk menyuplai air ke area persawahan yang mulai terdampak kekeringan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedikitnya 17 unit armada Damkar, baik yang berada di Dinas Pemadam Kebakaran maupun unit Damkar yang standby di sejumlah kecamatan, dikerahkan secara keseluruhan untuk membantu para petani.
Armada tersebut bergerak menyuplai air ke lahan persawahan yang mulai mengalami kekeringan, mulai dari wilayah Kecamatan Bulo, Panca Rijang hingga Watang Pulu.
Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif mengatakan, dari total sekitar 55.000 hektare luas lahan persawahan di Kabupaten Sidrap, area yang terdampak kekeringan saat ini relatif kecil.
“Kita yang terdampak hanya seribu hektare, tapi kita sedang tangani. Semua yang kering mulai Kecamatan Bulo, Panca Rijang hingga Kecamatan Watang Pulu, kita bantu suplai air,” ujar Syaharuddin Alrif.
Menurutnya, sekitar 1.000 hektare lahan persawahan yang terdampak kekeringan saat ini terus mendapatkan penanganan pemerintah daerah. Sebagian besar tanaman padi di area tersebut juga telah memasuki fase berbuah dan tidak lama lagi akan dipanen.
“Kita alhamdulillah, hanya kurang lebih 1.000 hektare terdampak kekeringan saat ini dan sebagian besar akan memanen padi yang sudah berbuah,” katanya.
Tanaman padi tersebut merupakan hasil musim tanam April–September 2026. Meski kemarau mulai melanda, Pemerintah Kabupaten Sidrap memastikan berbagai langkah antisipasi terus dilakukan untuk menjaga tanaman padi hingga masa panen. 
Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan, pengerahan seluruh armada Damkar merupakan bagian dari respons cepat pemerintah daerah dalam melindungi lahan pertanian dan membantu petani menghadapi kondisi kekeringan.
“Adami yang mulai panen besok. Kita sama-sama ikut ke sana,” ujar Bupati.
Pemerintah Kabupaten Sidrap akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi persawahan di sejumlah wilayah. Apabila ditemukan lahan yang mulai kekurangan air, armada Damkar akan dikerahkan untuk membantu menyuplai kebutuhan air bagi tanaman padi.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidrap menjaga produktivitas pertanian, mengantisipasi dampak El Niño, serta memastikan produksi pangan tetap berjalan di tengah perubahan kondisi cuaca. (Wan)

