GOWA, UJUNGJARI.COM — Perkembangan PAD Kabupaten Gowa khususnya pajak daerah dalam tiga tahun terakhir, mengalami perkembangan yang baik. Pada tahun 2023, capaian pajak daerah berhasil melampaui target dengan persentase 100,41 persen. Dan pada 2024, capaian masih berada di angka yang baik, yakni 100,26 persen.
Sementara pada tahun 2025, angka realisasi PAD khusus pajak daerah ini lebih meningkat lagi, yakni mencapai 104,69 persen. Khusus tahun 2026, target PAD Kabupaten Gowa di sektor pajak daerah telah ditetapkan pada kisaran Rp307 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gowa Indra Wahyudi Yusuf mengatakan, dengan adanya target PAD khusus pajak daerah Rp307 miliar untuk 2026 ini, seluruh perangkat, mekanisme layanan dan kemitraan strategis benar-benar berjalan optimal agar target tersebut bukan hanya realistis tapi juga mampu dicapai bahkan dilampaui.
Untuk merealisasikan target ini kata Indra, kini Pemkab Gowa melakukan kerjasama dengan pihak Perbankan yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui layanan BRIAPI.
“Kerjasama ini kita realisasikan dengan penandatanganan PKS (perjanjian kerjasama) dengan pihak BRI. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan momentum high level meeting pendapatan daerah. Forum ini menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi serta meneguhkan komitmen bersama dalam mengoptimalkan pendapatan daerah,” kata Indra di sela penandatanganan PKS tentang jasa layanan perbankan berupa API (BRIAPI) di ruang rapat kantor Bapenda Kabupaten Gowa pada Senin (3/8).
Dikatakan Indra, optimalisasi pendapatan daerah melalui layanan BRIAPI ini, memungkinkan integrasi sistem pembayaran daerah secara lebih modern dan terhubung.
“Dan dengan layanan BRIAPI ini, akan memperkuat proses pembayaran, memudahkan transaksi masyarakat, meningkatkan kecepatan settlement, memperjelas mekanisme rekonsiliasi, serta memperkuat aspek pengamanan data dan penanganan pengaduan. Kita berharap dengan sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan BRI ini akan mendukung optimalisasi PAD dan memperkuat fondasi fiskal daerah ke depan, ” kata Indra.
Indra pun berharap agar komitmen ini dijaga bersama, dijalankan bersama dan dikawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Kerja sama ini bukan hanya mempermudah layanan tapi juga membangun fondasi tata kelola penerimaan daerah yang lebih tertib, transparan dan akuntabel,” imbuhnya.
Terkait kerjasama ini, Sekretaris Kabupaten Gowa Andy Azis mengatakan menjadi langkah dalam memperkuat tata kelola pelayanan dan pengelolaan pendapatan daerah.
Menurutnya, ini adalah bentuk sinergi yang sangat relevan dengan kebutuhan pemerintah daerah yang semakin dituntut untuk cepat, tepat, aman dan akuntabel.
“Kerja sama ini tidak hanya membangun hubungan kelembagaan tapi juga membangun kepercayaan, membangun sistem dan membangun kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi pajak daerah. Kita juga memiliki peluang untuk memperkuat integrasi sistem pembayaran, mempercepat proses transaksi, mempermudah rekonsiliasi dan meningkatkan akurasi pengelolaan penerimaan daerah, ” kata Andy Azis yang juga memimpin rapat forum High Level Meeting (HLM) pendapatan daerah ini.
Dalam forum HLM, Sekkab Gowa menegaskan kerja sama ini akan memberikan manfaat besar bagi kemandirian fiskal daerah.
Andy Azis pun menegaskan kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan saja tapi harus terus diimplementasikan, lalu dievaluasi dan dilakukan perbaikan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Gowa.
“Kita juga ingin menegaskan bahwa penguatan pendapatan daerah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, BRI dan seluruh perangkat terkait agar setiap potensi pendapatan dapat dikelola secara optimal,” tandas Sekkab Gowa.
Regional Wholesale Bangking Head RO Makassar Putri Anggi Aditya Pratiwi pun berharap dengan kerjasama ini BRI bisa menjadi support system bagi Pemkab Gowa untuk meningkatkan pendapatan daerah.
“Kami berharap bisa meningkatkan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran yang mungkin sebelumnya agak susah menjadi sesuatu yang mudah dilakukan. Semoga dapat memudahkan masyarakat melakukan pembayaran sehingga bisa meningkatkan PAD Kabupaten Gowa,” kata Anggi. –

